7 Pengakuan Pramugari Garuda Soal Dicopotnya Ari Askhara, 'Wanita Spesial' Suka Pamer Foto Eks Dirut
Pengakuan pramugari senior Garuda Indonesia terkait dicopotnya Ari Askhara. Awak kabin gelar tumpengan hingga bongkar kelakuan 'wanita spesial'.
Penulis: ninda iswara
Editor: Listusista Anggeng Rasmi
TRIBUNNEWSMAKER.COM - Pramugari senior Garuda Indonesia blak-blakan mengungkap kontroversi di balik kepemimpinan Ari Askhara.
Selain membongkar sederet kebijakan kontroversi, mereka juga mengungkap isu 'wanita spesial' yang dekat dengan Ari Askhara.
Ari Askhara menjadi perbincangan setelah dicopot dari jabatannya sebagai Direktur Utama PT Garuda Indonesia.
Pira bernama lengkap I Gusti Ngurah Askhara Danadiputra ini dicopot dari jabatannya lantaran terseret kasus dugaan penyelundupan.
Ari Askhara terseret kasus dugaan penyelundupan motor Harley Davidson dan sepeda lipat Brompton.
Di tengah kasus dugaan penyelundupan, linimasa Twitter dihebohkan dengan utas yang dibuat oleh sebuah akun anonim.

Akun anonim tersebut membongkar ulah Ari Askhara tak tersorot publik.
Termasuk isu 'wanita spesial' yang dekat dengan Ari Askhara juga ikut terbongkar.
Terkait isu yang membuat banyak orang penasaran akan kebenarannya ini, pramugari senior Garuda Indonesia membuat pengakuan mengejutkan.
Berikut deretan pengakuan pramugari senior Garuda Indonesia terkait kepemimpinan Ari Askhara hingga isu wanita spesial.
1. Gelar tumpengan
Pramugari senior Garuda Indonesia, Yosephine Chrisan Ecclesia memberikan tanggapn terkait pemecatan Ari Askhara.
Melansir tayangan Apa Kabar Indonesia Pagi di kanal YouTube Talk Show tvOne, Senin (9/12/2019), Yosephine secara terang-terangan membeberkan keluh kesahnya saat di bawah kepemimpinan Ari Askhara.
Yosephine menuturkan, banyak awak kabin yang merasa lega setelah Ari Askhara dicopot dari jabatannya.
"Terus terang kami awak kabin, soal pencopotan ini rasanya duri yang tertancap dalam itu lepas akhirnya," kata Yosephine.
Yosephine mengatakan teman-temannya bersyukur atas dicopotnya Ari Askhara sebagai Dirut Garuda Indonesia.
Bahkan para karyawan sampai menggelar tumpengan sebagai ungkapan rasa syukur.
"Setelah kita tahu (pencopotan Dirut Garuda), banyak teman-teman yang melakukan tumpengan," ungkap Yosephine.
Mereka juga mengundang anak yatim untuk ikut tumpengan.
"Iya, syukuran, ngundang anak yatim, tumpengan." ujar Yosephine.
2. Benarkan kedekatan Ari Askhara dengan 'wanita spesial'

Isu kedekatan Ari Askhara dengan seorang 'wanita spesial' dari kalangan pramugari juga beredar luas.
Kabar ini juga dibenarkan oleh pramugari senior Garuda Indonesia, Yosephine.
Yosephine mengaku mengenal sosok yang disebut-sebut sebagai pramugari yang memiliki hubungan spesial dengan AA.
Melihat bukti-bukti yang sudah beredar, Yosephine mengatakan bahwa ia tidak bisa mengatakan hal itu bohong.
"Sudah ada bukti juga ya kayaknya, udah ada video, foto, jadi saya enggak bisa bilang itu bohong," kata Yosephine.
Ia juga mengatakan bahwa banyak saksi yang mengetahui akan hal tersebut.
"Tidak bisa bilang itu bohong, karena sudah ada bukti juga, dan saksi yang masih hidup juga banyak," ujar Yosephine.
3. Tingkah semena-mena 'wanita spesial'
'Wanita spesial' yang dikabarkan dekat dengan Ari Askhara juga bertingkah semena-mena.
Pramugari senior Garuda Indonesia, Jacqualine, membongkar tingkah semena-mena si wanita.
"Pernah mbak ini pengalaman ya, bukan terjadi pada saya, jadi ketika kami sedang rapat pengurus IKAGI, tiba-tiba mas Zaenal bilang dua hari ia ditugaskan ke Jepang dengan 'oknum' tersebut," tuturnya.
Jacqualine pun menceritakan jika sang oknum 'wanita simpanan' Ari itu pernah menghilangkan jadwal terbang dari Zaenal Muttaqin, Ketua IKAGI.
"Kemudian tiba-tiba, salah satu dari atasan kami, Chief, mengatakan oknum itu tidak suka pada Zaenal karena ada satu masalah ketika Zaenal mengkritik tindakan dia,"

Benar saja Zaenal dihapus schedule terbang hanya karena perasaan pribadi.
"Dia tidak suka dan saat itu juga chief mengatakan bahwa jangan terbang bersama, nanti schedule Zaenal akan dihapus,"
"Dan ternyata memang schedulenya mas Zaenal dihapus," ujar Jacqueline.
Tingkah laku dari 'wanita simpanan' sang Dirut menurut Jacqueline jelas melanggar aturan perusahaan.
"Kalau tadi dibilang melanggar aturan perusahaan, jelas bayangkan saja schedule Osaka 4 hari punya mas Zaenal dihapus hanya karena 'oknum' itu tidak suka pada Zaenal,"
"Hanya karena oknum tersebut tidak suka, itukan jelas pelanggaran bisa menghilangkan jadwal terbang yang bagi awak kabin itu sangat penting," tuturnya.
4. 'Wanita spesial' kerap pamer foto Ari Askhara
Kedekatan 'wanita spesial' dengan Ari Askhara ternyata sudah diketahui banyak pihak.
Yosephine mengungkap bahwa hubungan 'wanita spesial' dengan Ari Askhara cukup dekat.
Yosephine mengatakan sang pramugari yang merupakan 'wanita spesial' ini kerap pamerkan foto Ari Askhara.
Si pramugari ini kerap menggantung foto Ari Askhara di belakang ID card miliknya.
"Dia suka gantungin foto AA (Ari Askhara) di belakang ID card dia," tuturnya.
5. Diskriminasi di bawah kepemimpinan Ari Askhara
Melalui tayangan YouTube Official iNews, Senin (9/12/2019), Yosephine menyebut selain melecehkan, Ari Askhara juga melakukan diskriminasi pada pramugari Garuda.
"Kalau saya untuk diskriminasinya dulu ya," kata Yosephine.
"Diskriminasi benar terjadi karena sekelas direktur atau direksi itu bisa masuk ke kelas-kelas di saat siswa sedang belajar."
Yosephine mengungkapkan, para direksi memberikan posisi khusus untuk para pramugari yang tampak cantik dan bertubuh indah.
"Dan memilih siapa saja yang bisa disekolahkan 777, siapa yang bisa naik jabatan," ucap dia.
"Memang yang dipilih adalah orang-orang yang mungkin sedikit cantik, sedikit tubuhnya bagus gitu," lanjut Yosephine.
6. Pramugari incaran bisa dapat posisi khusus
Lantas, ia menyebut pramugari incaran direksi itu bisa langsung menempati posisi yang seharusnya memiliki syarat khusus.
"Seharusnya untuk sekolah type rating itu memang ada ketentuannya tidak lebih dari 6 bulan kita akan disekolahkan type rating baru," ucap Yosephine.
"Tapi untuk anak baru itu, kurang dari setahun bisa loncat langsung ke type rating ke pesawat 777."
Para direksi itu lantas menanyakan biodata si pramugari incaran.
Bahkan, Yosephine menyebut direksi itu sampai menghubungi si pramugari secara pribadi.
"Dia bisa masuk ke kelas-kelas nanyain siapa namanya, nanyain 'Kamu mau jadi pegawai tetap atau enggak? Kamu mau sekolah 777 apa enggak?'," ucap dia.
"Dia langsung dan ada lah asisten dia yang mencatat 'Catat nama dia dan nomor telepon dia', enggak lama kemudian langsung di WhatsApp oleh salah satu direksi", pungkas Yosephine.
7. Pelecehan diminta temani karaoke
Yosephine juga membongkar isu pelecehan yang terjadi di bawah kepemimpinan Ari Askhara.
Isu pelecehan menyeret para pramugari yang diminta untuk menemani karaoke.
"Ada lah salah satu pengurus Ikatan Awak Kabin Garuda Indonesia di mana dia sudah menikah, suami istri menikah di Garuda," ujar Yosephine.
"Namun saat direksi sedang melakukan pertemuan terkait kartel di Bali, salah satu direksi itu meminta untuk si istri pramugara ini menemani dia di karaoke di Bali."

Yosephine pun menyebut bahwa si pramugari yang sudah menikah itu terpaksa menemani para direksi berkaraoke.
"Dan itu mengatasnamakan salah satu manajemen, yaitu deputi chief-nya si istri ini," ujar dia.
"Istrinya sudah datang ternyata datang ke tempat karaoke, dia kaget merasa kesal terus ngadu ke suaminya."
Lebih lanjut, Yosephine menyebut si pramugari itu sudah lama diincar oleh direksi Garuda.
"Ada direksi di situ, jadi direksi itu di Bali karaoke minta ditemenin sama pramugari yang dia suka," kata Yosephine.
"Dia sudah mengincar lama pramugari ini, udah ditargetin."
Lantas, ia menyebut dalam hal itu para direksi melibatkan diputi chief si pramugari.
"Dan dia minta tolong sama deputi chief-nya, 'Kamu kenal enggak sama si A ini?', Deputi chief-nya menjembatani agar si pramugari ini hadir ke tempat karaokenya di mana direksi ada di situ," kata Yosephine.
"Akhirnya si teman saya ini ngadu ke suaminya, suaminya marah ke chief, 'Kita ini kan satu perusahaan dan dia istri saya, bapak atau ibu tahu istri saya? Kenapa bapak jual istri saya?'," sambung dia.
Yosephine menyebut pelecehan tersebut terjadi di kepemimpinan Ari Askhara.
"Tidak pernah baru di kepemimpinan AA ini, baru sekarang," ujar Yosephine.
"Mulai dia diganti lah, September 2018. Semua daerah pasti ada," tandas Yosephine. (TribunNewsmaker.com/Ninda)