Jakarta Kembali Dilanda Banjir Tanpa Ada Peringatan Dini, Ketua Fakta Sebut Anies Tak Bisa Kerja

Anies Baswedan kembali mendapat kritikan soal banjir susulan di Jakarta, ketua Fakta sebut Gubernur DKI tak bisa kerja.

Jakarta Kembali Dilanda Banjir Tanpa Ada Peringatan Dini, Ketua Fakta Sebut Anies Tak Bisa Kerja
Kolase TribunNewsmaker - Kompas.com
Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan 

"Hampir setiap tahun alami banjir. Artinya datangnya banjir saat ini tidak dielakkan," ungkapnya.

Namun Tigor menyebut hal tersebut dapat terantisipasi dengan peringatan dini untuk meminimalisir dampak.

"Anies Baswedan sebagai Gubernur Jakarta memiliki tanggung jawab melindungi dari kerugian akibat banjir di Jakarta," ungkapnya.

Tigor mengungkapkan Anies Baswedan dapat melakukan dua hal untuk hal tersenut.

"Perlindungan darurat banjir yang dapat dilakukan oleh Anies Baswedan selaku gubernur Jakarta adalah melakukan langkah persiapan berupa memberikan informasi dini (early warning system)."

"Juga menyiapkan langkah persiapan dan tindakan memberi bantuan darurat kepada korban banjir Jakarta (emergency respons)," jelasnya.

Menurutnya, dua langkah persiapan tersebut tidak dilakukan Anies Baswedan dan kembali hari ini warga Jakarta tertimpa dampak banjir Jakarta.

Air banjir rendam jalanan di depan Universitas Atma Jaya Jakarta pada Sabtu (18/1/2020) pagi
Air banjir rendam jalanan di depan Universitas Atma Jaya Jakarta pada Sabtu (18/1/2020) pagi (Twitter/@taminotohutomo)

Tigor juga mengungkapkan kembali janji kampanye Anies Baswedan saat Pilgub DKI 2017 lalu.

"Saat kampanye (Anies Baswedan) berjanji akan menangani masalah banjir Jakarta. Artinya dia harus tahu, membantu warga Jakarta mempersiapkan hadapi banjir Jakarta datang," ujarnya.

Menurut Tigor, kewajiban mempersiapkan antisipasi banjir adalah kewajiban hukum karena dimandatkan oleh Undang-undang.

Halaman
1234
Ikuti kami di
Editor: Desi Kris
Sumber: Tribunnews.com
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved