Sejarah Hari Ini

26 Maret dalam Sejarah: Soeharto Jadi Presiden Gantikan Soekarno, Diwarnai Kontroversi Ketegangan

26 Maret dalam Sejarah: Soeharto Jadi Presiden Gantikan Soekarno, Diwarnai Kontroversi Ketegangan

26 Maret dalam Sejarah: Soeharto Jadi Presiden Gantikan Soekarno, Diwarnai Kontroversi Ketegangan
TribunNewsmaker.com/ Arsip Negara
26 Maret 1968: Soeharto gantikan Soekarno sebagai Presiden RI 

TRIBUNNEWSMAKER.COM - Hari ini, 52 tahun lalu, tepatnya 26 Maret 1968, Soeharto memegang mandat sebagai Presiden Ke-2 Indonesia menggantikan Soekarno

Naiknya Soeharto ke tampuk pimpinan nasional diwarnai kontroversi memanasnya hubungan dengan Soeharto, setelah Soekarno habis-habisan mempertahankan kekuasaannya lewat pidato pertanggungjawaban yang dikenal sebagai Nawaksara.

Sayangnya pertanggungjawaban Soekarno ditolak MPR, lalu Soeharto naik tahta sebagai presiden.   

Begitulah, Momen sejarah 26 Maret tepatnya 52 tahun silam, ada peristiwa saat MPR bersepakat angkat Soeharto jadi Presiden Republik Indonesia menggantikan Soekarno.

Terpilihnya Soeharto sebagai Presiden RI kedua tidak terjadi begitu saja.

Proses panjang dilalui Soeharto, bahkan disebut-sebut diwarnai kontroversi.

Soeharto dan Supersemar
Soeharto dan Supersemar (Kolase TribunKaltim.co via istimewa)

Aksi mahasiswa itu cukup menggoyang pemerintahan.

Soekarno yang mestinya memimpin rapat kabinet di Istana Merdeka pada 11 Maret 1966 harus segera pergi meninggalkan tempat.

Soekarno saat itu meninggalkan Istana Kepresidenan di Jakarta setelah mendapat laporan adanya pasukan liar yang bergerak di luar Istana.

HALAMAN SELANJUTNYA =========>

Ikuti kami di
Editor: Agung Budi Santoso
Sumber: Kompas.com
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved