Breaking News:

Tak Habis Pikir, Kuasa Hukum Galih Ginanjar Bingung Kenapa Tuntutan Kliennya Paling Berat

Galih Ginanjar dituntut lebih berat dibanding Pablo Benua dan Rey Utami, kuasa hukum mempertanyakan putusan JPU.

TribunNewsmaker.com Kolase/ Instagram Fairuz A Rafiq dan Tribunnews/Herudin
Tuntutan hukuman Galih Ginanjar paling berat dalam kasus ikan asin. 

TRIBUNNEWSMAKER.COM - Galih Ginanjar dituntut lebih berat dibanding Pablo Benua dan Rey Utami, kuasa hukum mempertanyakan putusan JPU.

Kasus video ikan asin masih bergulir hingga saat ini.

Trio ikan asin yakni Galih Ginanjar, Pablo Benua dan Rey Utami telah menjalani sidang lanjutan pada Senin (23/3/2020) di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan.

Sidang lanjutan itu beragendakan pembacaan tuntutan oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU).

Galih Ginanjar dituntut 3 tahun 6 bulan penjara dalam kasus video ikan asin.

Berbeda dari Galih Ginanjar, Pablo Benua dituntut 2 tahun 6 bulan penjara.

Sedangkan, Rey Utami dituntut 2 tahun penjara.

 Galih Ginanjar Dituntut 3,5 Tahun Penjara, Suami Barbie Kumalasari Tak Kaget: Saya Sudah Berdoa

 Tak Temani Galih Ginanjar Sidang Kasus Ikan Asin, Barbie Kumalasari Sebut Perjuangannya Sia-sia

Galih Ginanjar, Pablo Benua, dan Rey Utami di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Senin (9/12/2019).
Galih Ginanjar, Pablo Benua, dan Rey Utami. ((KOMPAS.com/ANDIKA ADITIA))

"Terdakwa tiga Galih Ginanjar selama tiga tahun enam bulan," kata jaksa Donny seperti dikutip TribunStyle dari Kompas.com.

Tak sampai di situ saja, Galih Ginanjar, Pablo Benua dan Rey Utami juga dikenai denda Rp 100 juta subsider 6 bulan penjara.

Hal itu berarti Galih Ginanjar mendapat hukuman paling lama di antara ketiganya.

HALAMAN SELANJUTNYA ================>

Ikuti kami di
Editor: roessitaintan
Sumber: TribunStyle.com
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved