Breaking News:

POPULER - Penulis Buku & Ustaz Yusuf Mansur Ungkap Kebaikan Ibu Jokowi, Rajin Salat Malam

Penulis buku dan Ustaz Yusuf Mansur kenang Ibunda Jokowi. Beberkan kebaikan almarhumah hingga kesederhanaannya.

Tribunnews
Ustaz Yusuf Mansur 

Beliau bahkan kerap melaksanakan salat malam dan membaca Surat Al-Ikhlas sebanyak 100 kali setiap malam.

"Shalat malamnya juga tiap malam. Tp wkt saya blg yg gini2, dianggep bohong.

Dua puluhan tahun beliau shalat berjamaah shubuh, dari cerita2 beliau, dan diaminin Pak Parmin, tetangga beliau, yg jd slh 1 Pimpinan DQ Solo.

Beliau pun sejak zaman Pak Jokowi muda, bacain 100 Qulhu tiap malam. Sampe Pak Jokowi jd Presiden, ga berenti bacain.

Inipun saya dianggep ngada2. Padahal wkt cerita2 itu, saya liat ketulusan. Lg bcr2 gmn amalannya dari seorang ibu? Sampe anak2nya sukses2. Ya di antaranya itu.

Eyang sendiri ngingetin saya. Untuk sering2 doain anak. Dan ada amalan atau zikir khusus. "Eyang cuma bisa fatihah dan qulhu, ya itu aja yg Eyang bacain banyak2. Sehari semalam, 100x." .
.
Saya sama istri pernah nyoba baca. Hanya kuat 4hr. Abis itu lupa, sibuk, lalai...
.
.
Selamat jalan Eyang... Kami mendoakan Eyang..."

Tak berhenti sampai di situ, kebaikan almarhumah Sujiatmi Notomiharjo juga diungkap oleh seorang penulis buku bernama Kristin Salmah.

Kristin Salmah mengungkap kebaikan Ibunda Presiden Jokowi yang selama ini jarang diketahui oleh publik.

Hal tersebut Kristin Salmah beberkan dalam tayangan Breaking News Kompas TV.

Kristin Salmah merupakan penulis buku yang berjudul Saya Sujiatmi, Ibunda Jokowi.

 Potret Rumah Kayu Sederhana Ibunda Jokowi di Boyolali, Kini Lebih Modern Disebut Joglo Wiroredjan

 Luhut Binsar Kenang Sosok Ibunda Jokowi Hj. Sudjiatmi Notomihardjo Semasa Hidup, Dikenal Sederhana

Awalnya, Kristin Salmah mengucapkan ucapan duka cita diiringi dengan isakan tangis tertahan.

"Saya mau menyampaikan ucapan duka cita atas meninggalnya ibu Sujiatmi Notomihardjo, ibunda bapak presiden kita," ujar Kristin Salmah

Kristin Salmah merasa sangat sedih lantaran merasa almarhumah merupakan seorang ibu yang bisa menjadi ibu bagi semua orang.

"Saya sangat sedih karena menurut saya, ibu Sujiatmi ini seorang ibu yang bisa menjadi ibu bagi semua orang," ujarnya.

"Saya ikut merasakan bagaimana ibu almarhumah merangkul semua perempuan di Indonesia," tambahnya.

Penulis kenang sosok ibunda Presiden Jokowi, Sujiatmi Notomiharjo
Penulis kenang sosok ibunda Presiden Jokowi, Sujiatmi Notomiharjo (Youtube KompasTV)

Ditambahkan Kristin Salmah, ibunda Jokowi ini akan meninggalkan rasa kehilangan besar untuk seluruh wanita Indonesia.

Karena ibunda Jokowi menurut sang penulis buku ini selalu menajarkan tentang kesederhanaan

"Jadi rasanya saya merasakan bahwa seluruh perempuan Indonesia akan kehilangan sosok seorang ibu yang mengajar tentang kesederhanaan," ujar Kristin Salmah.

Kristin Salmah pun mengungkap alasan mengapa ia menulis buku yang berjudul Saya Sujiatmi, Ibunda Jokowi.

Diakui Kristin Salma, dirinya dan penulis buku lainnya, Fransiska Ria Susanti terelbih dahulu mengamati sosok Jokowi yang sederhana.

Kesederhanaan Jokowi sangat mencolok perhatian semenjak pilkada DKI Jakarta

"Ketika itu, di tahun 2014 sebelum pak Jokowi dicalonkan jadi presiden, kita melihat sosok pak Jokowi adalah sosok yang sederhana.

Kita sudah mengamati sejak kampanye Pilkada DKI Jakarta. kesederhanaan pak Jokowi saat itu sangat menyita perhatian kita semua," papar Kristin Salmah.

Kesederhanaan Presiden Jokowi inilah yang membuat Kristin Salmah ingin mengenal sosok ibunda orang nomor satu di Indonesia.

"Kok ada ya tokoh seperti ini, yang sangat sederhana? gimana caranya seorang ibu bisa mengajar anaknya seperti itu," imbuh Kristin Salmah

"Itu yang membuat kita tertarik untuk menuliskan soal nilai-nilai yang diajarkan ibu Noto (read: Sujiatmi Notomihardjo) pada putranya dan anak-anaknya," ujar Kristin Salmah.

Kristin Salmah yang sempat menahan tangin ini pun mengungkap kenangan manis ketika menginap di kediaman Ibunda Presiden Jokowi.

Untuk menyelami seperti apa sosok Sujiatmi Notomiharjo, Kristin Salmah menginap di kediaman Ibunda Presiden Jokowi untuk melihat kesehariannya.

"Saya pernah menginap di rumahnya, rumah yang ditinggalinya sekarang yang juga ditinggali di tahun 2014," ujar Kristin Salmah.

Selama menginap tersebut, diakui Kristin Salmah ada banyak sifat dan kebaikan ibunda Jokowi yang tak pernah diungkap ke publik.

Kristin Salmah memaparkan bahwa selama menginap, ia dan penulis buku lainnya diperlakukan selayaknya anak sendiri oleh Ibunda Presiden Jokowi.

 Ibunda Jokowi Meninggal Dunia, Anies Baswedan: Semoga Allah SWT Memuliakan Derajat Almarhumah

 Sudah 7 Tahun Layani Keluarga Jokowi, Penggali Kubur Ungkap Tanah Makam Eyang Noto Mudah Digali

"Ketika itu saya berdua bersama ibu Siska menginap di rumahnya. kami berdua itu merasa seperti diperlakukan seperti anak sendiri,' ujarnya.

"Kami yang minta menginap. karena kami ingin menjiwai ajaran yang diajarkan oleh Bu Noto pada anak-anaknya," tambahnya.

Kejadian yang tak pernah dilupakan oleh Kristin Salmah adalah ketika tengah malam.

Saat itu, ketika ia dan penulis buku lainnya tertidur, tiba-tiba ibunda Jokowi mengetuk pintu pelan.

Awalnya, Kristin Salmah mengaku ketakutan dan langsung tertidur.

"Pada waktu tengah malam, tiba-tiba ada yang mengetuk pintu. kami berdua 'ini suara apa ya, udah tengah malam ada yang ketuk-ketuk pintu', kami berdua langsung saling pandang takut 'mbak-mbak ada apa ini, sudah lah kita tidur aja lagi', " papar Kristin Salmah sambil tertawa mengenang kisah tersebut.

Namun ketukan pintu itu hanya sebentar berlalu.

Pagi harinya, ketika Kristin Salmah dan temannya bangun, Ibunda Presiden Jokowi justru sudah bangun lebih awal.

"Paginya Bu Noto udah bangun juga, bangun lebih awal," ujar Kristin Salmah.

Presiden Jokowi dan Ibunda Sudjiatmi Notomiharjo
Presiden Jokowi dan Ibunda Sudjiatmi Notomiharjo (Dokumentasi)

Hingga akhirnya terungkap bahwa Ibunda Presiden Jokowi lah yang mengetuk pintu kamar Kristin Salmah saat tengah malam.

Ibunda Presiden Jokowi menghampiri kamar Kristin Salmah dan temannya lantaran teringat tak ada selimut di kamar tersebut dan bermaksud untuk mengantarnya.

"Saat itu, baru kita tahu ternyata sebelum Bu Noto tertidur baru ingat kalau di kamar kita itu tidak ada selimut. Dan beliau ngetuk pintu cuma untuk berikan selimut sama kita," papar Kristin Salmah.

Mengetahui fakta tersebut, Kristin Salmah terkejut tak percaya.

 5 Fakta Meninggalnya Ibunda Jokowi, Ibu Hj. Sudjiatmi Notomihardjo, Sakit Kanker Selama 4 Tahun

 Tangis Doa Soimah, Glenn Fredly, Sri Mulyani atas Meninggalnya Ibunda Jokowi, Presiden Larang Datang

Ternyata ibunda Jokowi ini selain sederhana juga sangat perhatian terhadap orang lain meski itu hanya tamu yang baru dikenal beberapa hari.

"Bagi kami itu, ya ampun sampe segitunya ingetnya. ya ampun kita kan udah tidur," ujar Kristin Salmah.

"Dan ketukan itu bukan ketukan yang keras, karena mungkin Bu Noto juga berpikir 'jangan-jangan kalau saya ngetuk takut ganggu tidur'," tambah Kristin Salmah.

Tak hanya itu, Ibunda Presiden Jokowi juga memasak sendiri kendati ada asisten rumah tangga (ART) di rumah.

"Bahkan Bu Noto sampai masak sendiri, meski ada pembantu. dia siapkan sendiri makanan itu.

Bayangkan, saya bertemu banyak tokoh. Tapi tidak semua orang bisa masuk dapur ketika sudah menjadi seseorang," tandasnya. (TribunNewsmaker.com/Ninda)

Ikuti kami di
Penulis: ninda iswara
Editor: Irsan Yamananda
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved