Virus Corona

UPDATE Corona Dunia Jumat 17 April 2020: 2,1 Juta Orang Terinfeksi, Ada 676.339 Kasus di AS

Simak update terbaru virus corona di dunia: 2,1 juta terinfeksi, AS masih tertinggi, Indonesia terus meningkat menuju Ramadan tahun 2020.

Shutterstock
Ilustrasi virus corona 

TRIBUNNEWSMAKER.COM - Simak update terbaru virus corona di dunia: 2,1 juta terinfeksi, AS masih tertinggi, Indonesia terus meningkat menuju Ramadan tahun 2020.

Menuju bulan suci Ramadan 2020 pada tahun 1441 Hijiriah, virus corona masih merajalela di berbagai belahan dunia termasuk Indonesia.

Dilansir oleh Kompas.com dan Worldometers hingga Jumat (17/4/2020) pagi menunjukkan kasus infeksi virus corona jenis baru tercatat 2,182,197 kasus.

Dari angka itu, sebanyak 145,521 orang meninggal dunia dan pasien sembuh sebanyak 547,295 orang.

Sejumlah negara masih melaporkan penambahan angka kasus yang cukup signifikan termasuk di Amerika Serikat yang terus meningkat.

Pada data yang ditunjukkan, ada 676.339 kasus terkonfirmasi positif virus corona di Amerika Serikat.

Diketahui 34.552 orang meninggal dunia dan sebanyak 57.271 orang sembuh.

Sementara di beberapa negara di Eropa mulai mengalami tren penurunan setelah prediksi puncak virus corona terlewati dan pembatasan mulai dilakukan.

 Tak Ada Pengunjung, Kebun Binatang Ini Secara Terpaksa Bisa Membiarkan Hewan Memakan Satu Sama Lain

 Kabar Gembira! Pelanggan PLN 1.300 VA Kini Berpeluang Dapat Token Listrik Gratis di www.pln.co.id

WASHINGTON, DC - 02 MARET: (Kiri) Wakil Presiden AS Mike Pence dan Presiden AS Donald Trump (Kanan) memimpin pertemuan dengan tim khsus virus corona AS dan eksekutif farmasi di Ruang Kabinet Gedung Putih pada 2 Maret 2020 di Washington, DC. Presiden Trump dan tim khusus virus corona bertemu dengan perwakilan perusahaan farmasi yang secara aktif bekerja untuk mengembangkan vaksin COVID-19.
WASHINGTON, DC - 02 MARET: (Kiri) Wakil Presiden AS Mike Pence dan Presiden AS Donald Trump (Kanan) memimpin pertemuan dengan tim khsus virus corona AS dan eksekutif farmasi di Ruang Kabinet Gedung Putih pada 2 Maret 2020 di Washington, DC. Presiden Trump dan tim khusus virus corona bertemu dengan perwakilan perusahaan farmasi yang secara aktif bekerja untuk mengembangkan vaksin COVID-19. (Drew Angerer / Getty Images / AFP)

Amerika Serikat akan tutup dana untuk WHO

Melansir dari Aljazeera, anggota parlemen AS dari Partai Republik meminta Presiden AS Donald Trump untuk menahan dana untuk WHO sampai Direktur Jenderal WHO mengundurkan diri.

HALAMAN SELANJUTNYA ===============>

Ikuti kami di
Editor: Suli Hanna
Sumber: Kompas.com
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved