Didi Kempot Meninggal Dunia
Lagu 'Ojo Mudik', Tembang Terakhir Didi Kempot yang Dirilis Sebelum Dirinya Pergi Untuk Selamanya
Tembang terakhir Didi Kempot yang dirilis sebelum dirinya meninggal dunia, 'Ojo Mudik', sosialisasikan himbauan pemerintah
Editor: Talitha Desena
TRIBUNNEWSMAKER.COM - Didi Kempot sempat meninggalkan lagu baru sebeluum meninggal dunia.
Lagu bertema virus Corona yang berjudul 'Ojo Mudik'.
Ojo Mudik langsung terkenal dengan lirik yang kocak berbahasa Jawa.
Tembang terakhir Didi Kempot yang dirilis sebelum dirinya meninggal dunia, 'Ojo Mudik', sosialisasikan himbauan pemerintah.
Didi Kempot meninggalkan karya-karyanya yang legendaris bagi penikmat musik tanah air.
Disinyalir telah menciptakan lebih dari 800 lagu, tak heran dirinya sangat lihai dalam menciptakan lagu.
• 5 Fakta Meninggalnya Didi Kempot, Prosesi Pemakaman hingga Konser di Jakarta yang Belum Terealisasi
• Dikabarkan Meninggal karena Penyakit Jantung, Sang Adik Bocorkan Didi Kempot Punya Riwayat Asma
Salah satunya lagu yang dirilis sebelum dirinya meninggal dunia.
Didi Kempot meninggal dunia pada 20 Mei 2020 pada usia 53 tahun.
Didi Kempot menghembuskan nafas terakhirnya pukul 07.30 WIB di RS Kasih Ibu, Solo, Jawa Tengah.
Jenazah Didi Kempot dimakamkan di Ngawi, kampung halamannya.
Masyarakat sempat menikmati lirisan lagu terbarunya sebelum Didi Kempot berpulang.
Lagu tersebut berjudul 'Ojo Mudik'.
Video musik itu diunggah dalam akun YouTube Didi Kempot Official Channel.
Dalam lirik lagu yang dia ciptakan itu, Didi mengajak masyarakat untuk bersama-sama memerangi virus Corona.
"Aja cedhak-cedhak, Awas aja padha ngumpul/ Jaga jarak cuci tangan pake masker/ Ojo lali nyenyuwuna sing banter/Neng omah wae, bersama sama ayo lawan corona," bunyi penggalan lirik lagu "Ojo Mudik".
Pada pertengahan lagu, Didi juga mengucapkan imbauannya agar masyarakat tidak pulang ke kampung halamannya.
"Buat masyarakat semuanya mari kita tidak usah mudik dulu, demi keselamatan kita semua keluarga kita, enggak usah mudik,"kata Didi.
Diketahui, Didi Kempot mengembuskan napas terakhir di Rumah Sakit Kasih Ibu, Solo, Jawa Tengah, Selasa pagi sekitar pukul 07.30 WIB.
Wali Kota Solo, F.X. Hadi Rudyatmo mengaku memiliki hubungan yang akrab dengan mendiang Didi Kempot.
Dalam percakapan telewicara di Kompas TV, Selasa (5/5/2020), F.X. Hadi mengatakan, semalam masih berkomunikasi dengan Didi Kempot.
"Kemarin masih kontak-kontakan sama saya," kata F.X. Hadi Rudyatmo.
Dari komunikasinya dengan Didi Kempot semalam, F.X Hadi mengetahui bahwa almarhum sedang mempersiapkan rekaman musik.
"Karena menurut informasi semalam mau persiapan untuk rekaman, tapi tadi pagi sudah tidak sadarkan diri," ucap F.X. Hadi.
Bahkan, F.X Hadi Rudyatmo mengungkapkan bahwa bakal bertemu dengan Didi Kempot dalam waktu dekat.
"Iya rencana kita ketemu," tutur F.X. Hadi Rudyatmo.
Permintaan Terakhir Didi Kempot
Didi Kempot meninggal dunia hari ini, 5 Mei 2020 pukul 07.30 WIB.
Pelantun 'Cidro' ini meninggal di usia 53 tahun di Solo, Jawa Tengah.
Kabar tersebut awalnya dikonfirmasi oleh Lilik, kakak kandung Didi Kempot, dalam wawancara di KompasTV.
Lilik mengatakan Didi Kempot dilarikan ke rumah sakit pada malam harinya.
"Tadi malam di Rumah Sakit Kasih Ibu di Solo," kata Lilik dalam wawancara di KompasTV, Selasa, 5 Mei 2020.
Kabar tersebut tentu sangat mengejutkan publik.
Apalagi nama Didi Kempot akhir-akhir ini kembali naik daun di masyarakat.
Lagu-lagu berbahasa Jawa seperti Cidro, Pamer Bojo, Stasiun Balapan, dan masih banyak lagi, kembali dinikmati masyarakat Indonesia.
Sosoknya juga sering muncul di televisi dan juga berbagai media lainnya.
Di usianya yang menginjak 50-an, sosoknya masih sangat aktif berkarya.
Sebelum meninggal, rupanya Didi Kempot memiliki banyak proyek yang belum sempat disajikan.
Salah satunya adalah proyek musiknya bersama mendiang Djaduk Ferianto.
Hal itu terungkap dari unggahan vokalis band Endank Soekamti, yakni Erix Soekamti.
Erix mengungkapkan bahwa mendiang Didi Kempot sempat memintanya mengerjakan kembali proyek musiknya dengan almarhum Djaduk Ferianto.
"Le.. Ayo to gawe sesuatu!! Kae rekamane Ku ro Mas @djaduk tulung diuripke, mengko kabeh disumbangke (Nak, ayo membuat sesuatu. Itu rekamanku sama mas Djaduk tolong digarap lagi.
Nanti, hasinya semuanya akan disumbangkan),” tulis Erix Soekamti.
Melalui proyek Musik tersebut, menurut Erix, Didi Kempot ingin memotivasi anak muda untuk tetap berkarya di tengah pandemi virus corona.
Hal itu diungkapkan Didi Kempot pada Erix Soekamti melalui sambungan telepon beberapa hari sebelum meninggal.
“Anak-anak muda harus tahu.
Kita yang tua tua dan sudah meninggal saja bisa bergerak membantu dengan karya,” kata Erix menirukan perkataan Didi Kempot padanya.
Oleh karenanya, Erix Soekamti merasa sedih karena saat semuanya sudah dia kerjakan sesuai pesan, Didi Kempot malah pergi untuk selamanya.
"Semua sudah aku siapkan Kang Mas. Dari ijin, Design album, sampai konser tunggal digital Mu sudah kita coba dan siapkan,” ujar Erix Soekamti.
"Lha Kok Koe malah lungooooo ninggal Aku ki kepiyeeeee to Masss Mas!!
Pantesan kemrungsung, dadakan, nyusu nyusu!!! (Tapi kamu kok malah pergi meninggalkanku. Ini gimana Mas. Pantesan tiba-tiba minta, dadakan, keburu nyusul!!),” tulis Erix melanjutkan.
Kemudian, tak lupa Erix menyampaikan permintaan maaf pada Didi Kempot apabila selama ini masih ada yang kurang darinya.
"Ngapunten kulo mboten saget amanah (Mohon maaf kalau saya belum menjalankan amanahnya).
Selamat jalan Mas Didi kempot.
Karya Mu akan hidup selamanya di hati Kami anak-anak Muda Indonesia,” ujar Erix Soekamti.
Dirinya mengunggah video yang menampilkan karikatur wajah Didi Kempot dan Djaduk Ferianto.
Erix Soekamti mengucapkan selamat jalan melalui lantunan lagu.
"Selamat jalan Lord Of Broken heart #DidiKempot #SobatAmbyar,” tulis Erix Soekamti.
Sebelumnya, Erix Soekamti sempat diajak kolaborasi oleh Didi Kempot untuk membuat album fisik atau boxset yang berisi kumpulan lagu-lagu Didi Kempot.
Diberi nama Sadbox, boxset tersebut memang didominasi oleh lagu-lagu patah hati.
(Tribunnewsmaker.com/*)
Sebagian artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul Lagu Ojo Mudik, Pesan Terakhir Didi Kempot di Tengah Wabah Corona dan di Kompas.com dengan judul Sebelum Meninggal, Didi Kempot Minta Erix Soekamti Garap Musiknya dengan Djaduk Ferianto
Dan di Tribunnews.com, Ojo Mudik, Lagu Terakhir Didi Kempot yang Dirilis & Populer Sebelum Lord Didi Pergi Untuk Selamanya
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/newsmaker/foto/bank/originals/didi-kempot-lord-of-broken-heart.jpg)