Didi Kempot Meninggal Dunia
Sosok Didi Kempot yang Sebenarnya Dibongkar Para Kerabat, Terkenal Sangat Peduli dengan Orang Lain
Para penggemar kehilangan sosok Didi Kempot, dikenal sangat peduli dengan orang lain dan tak pernah perhitungan
Editor: Talitha Desena
TRIBUNNEWSMAKER.COM - Didi Kempot dikenal sebagai pribadi yang berjiwa sosial tinggi.
Dirinya selalu mengesampingkan dirinya sendiri dan selalu mendahulukan orang lain.
Terutama ketika melakukan acara seperti konser amal.
Para penggemar kehilangan sosok Didi Kempot, dikenal sangat peduli dengan orang lain dan tak pernah perhitungan.
Seperti yang diketahui, Didi Kempot meninggal dunia pada Selasa 5 Mei 2020 pukul 07.30 WIB di Solo, Jawa Tengah.
Kepergian Didi Kempot disebut-sebut karena serangan jantung.
• Bernama Asli Dionisius Prasetyo, Ini Asal Usul Nama Didi Kempot & Kisahnya Ciptakan 800 Lagu Lebih
• Lagu Ojo Mudik, Tembang Terakhir Didi Kempot yang Dirilis Sebelum Dirinya Pergi Untuk Selamanya
Kebaikan Didi Kempot selalu dikenang oleh masyarakat Indonesia dan orang-orang yang mengenalnya.
Meski sangat terkenal, Didi Kempot selalu bersikap rendah hati dan 'biasa saja'.
Didi Kempot tak pernah merasa spesial dan selalu mendahulukan orang lain.
Seperti acara-acara amal yang dilakukannya sebelum dirinya berpulang
Didi Kempot tak pernah bertanya tentang bayarannya untuk tampil di Konser Amal dari Rumah yang ditayangkan KompasTV pada 11 April 2020 lalu.
Acara penggalangan dana untuk membantu warga terdampak Covid-19 itu berhasil mengumpulkan donasi hingga Rp 7,6 miliar dalam waktu dua jam saja,
Pemimpin redaksi KompasTV Rosianna Silalahi mengungkapkan hal tersebut dalam telewicara Kompas TV, Selasa (5/5/2020).
"Mas Didi membuat konser amal, sama sekali enggak berpikir 'nanti saya gimana'.
Sama sekali enggak, yang dia pikirkan bagaimana konser berjalan dengan baik," ucap Rosi seperti dikutip dari Kompas TV.
Selesai konser digelar, Didi juga menyerahkan semua dana yang berhasil dikumpulkan untuk diatur oleh pihak Kompas TV.
"Dia pribadi yang kalau beramal ya beramal aja, enggak mau hitung untung rugi," sambung Rosi.
Kesan serupa juga diperoleh Muchamad Nabil Haroen, Ketua Pagar Nusa NU.
Dia ingat betul bagaimana tanpa pikir panjang Didi menyetujui untuk tampil di acara amal penggalangan dana untuk korban banjir, meskipun diberitahu dalam waktu kurang dari 24 jam.
"Jaranglah artis papan atas bisa begitu kalau tidak dari jiwa sosialnya yang tinggi, enggak bisa itu," kata pria yang akrab disapa Gus Nabil itu pada Kompas TV.
Konser amal tersebut tak disangka menjadi penampilan terakhir Didi Kempot di layar televisi.
Didi Kempot sendiri sempat tak mengira Konser Amal dari Rumah ini akan mendapat antusiasme tinggi dari para Sobat Ambyar.
"Alhamdulillah dari hasil Konser Amal kemarin tidak terduga ternyata melebihi apa yang saya bayangkan," kata Didi Kempot dalam video yang diunggah setelah konser.
Didi Kempot juga mengucapkan terima kasih kepada para penggemarnya yang sudah ikut berdonasi dan menyukseskan acara Konser Amal dari Rumah ini.
The Godfather of Brokenheart itu berharap hasil donasi yang terkumpul bisa digunakan untuk membantu penanggulangan virus corona.
"Itulah sumbangsih saya, Didi Kempot, sebagai seniman tradisional. Semoga apa yang telah kita perbuat sangat bermanfaat untuk penanggulangan virus corona," imbuhnya.
Didi Kempot meninggal dunia di Solo, Jawa Tengah, pada Selasa (5/5/2020).
Permintaan Terakhir Didi Kempot
Didi Kempot meninggal dunia hari ini, 5 Mei 2020 pukul 07.30 WIB.
Pelantun 'Cidro' ini meninggal di usia 53 tahun di Solo, Jawa Tengah.
Kabar tersebut awalnya dikonfirmasi oleh Lilik, kakak kandung Didi Kempot, dalam wawancara di KompasTV.
Lilik mengatakan Didi Kempot dilarikan ke rumah sakit pada malam harinya.
"Tadi malam di Rumah Sakit Kasih Ibu di Solo," kata Lilik dalam wawancara di KompasTV, Selasa, 5 Mei 2020.
Kabar tersebut tentu sangat mengejutkan publik.
Apalagi nama Didi Kempot akhir-akhir ini kembali naik daun di masyarakat.
Lagu-lagu berbahasa Jawa seperti Cidro, Pamer Bojo, Stasiun Balapan, dan masih banyak lagi, kembali dinikmati masyarakat Indonesia.
Sosoknya juga sering muncul di televisi dan juga berbagai media lainnya.
Di usianya yang menginjak 50-an, sosoknya masih sangat aktif berkarya.
Sebelum meninggal, rupanya Didi Kempot memiliki banyak proyek yang belum sempat disajikan.
Salah satunya adalah proyek musiknya bersama mendiang Djaduk Ferianto.
Hal itu terungkap dari unggahan vokalis band Endank Soekamti, yakni Erix Soekamti.
Erix mengungkapkan bahwa mendiang Didi Kempot sempat memintanya mengerjakan kembali proyek musiknya dengan almarhum Djaduk Ferianto.
"Le.. Ayo to gawe sesuatu!! Kae rekamane Ku ro Mas @djaduk tulung diuripke, mengko kabeh disumbangke (Nak, ayo membuat sesuatu. Itu rekamanku sama mas Djaduk tolong digarap lagi.
Nanti, hasinya semuanya akan disumbangkan),” tulis Erix Soekamti.
Melalui proyek Musik tersebut, menurut Erix, Didi Kempot ingin memotivasi anak muda untuk tetap berkarya di tengah pandemi virus corona.
Hal itu diungkapkan Didi Kempot pada Erix Soekamti melalui sambungan telepon beberapa hari sebelum meninggal.
“Anak-anak muda harus tahu.
Kita yang tua tua dan sudah meninggal saja bisa bergerak membantu dengan karya,” kata Erix menirukan perkataan Didi Kempot padanya.
Oleh karenanya, Erix Soekamti merasa sedih karena saat semuanya sudah dia kerjakan sesuai pesan, Didi Kempot malah pergi untuk selamanya.
"Semua sudah aku siapkan Kang Mas. Dari ijin, Design album, sampai konser tunggal digital Mu sudah kita coba dan siapkan,” ujar Erix Soekamti.
"Lha Kok Koe malah lungooooo ninggal Aku ki kepiyeeeee to Masss Mas!!
Pantesan kemrungsung, dadakan, nyusu nyusu!!! (Tapi kamu kok malah pergi meninggalkanku. Ini gimana Mas. Pantesan tiba-tiba minta, dadakan, keburu nyusul!!),” tulis Erix melanjutkan.
Kemudian, tak lupa Erix menyampaikan permintaan maaf pada Didi Kempot apabila selama ini masih ada yang kurang darinya.
"Ngapunten kulo mboten saget amanah (Mohon maaf kalau saya belum menjalankan amanahnya).
Selamat jalan Mas Didi kempot.
Karya Mu akan hidup selamanya di hati Kami anak-anak Muda Indonesia,” ujar Erix Soekamti.
Dirinya mengunggah video yang menampilkan karikatur wajah Didi Kempot dan Djaduk Ferianto.
Erix Soekamti mengucapkan selamat jalan melalui lantunan lagu.
"Selamat jalan Lord Of Broken heart #DidiKempot #SobatAmbyar,” tulis Erix Soekamti.
Sebelumnya, Erix Soekamti sempat diajak kolaborasi oleh Didi Kempot untuk membuat album fisik atau boxset yang berisi kumpulan lagu-lagu Didi Kempot.
Diberi nama Sadbox, boxset tersebut memang didominasi oleh lagu-lagu patah hati.
(Tribunnewsmaker.com/*)
Sebagian artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul Berjiwa Sosial, Didi Kempot Tak Pernah Perhitungan Membantu Orang Lain dan di Kompas.com dengan judul Sebelum Meninggal, Didi Kempot Minta Erix Soekamti Garap Musiknya dengan Djaduk Ferianto
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/newsmaker/foto/bank/originals/didi-kempot-sobat-ambyar.jpg)