Breaking News:

Virus Corona

20 Pedagang Pasar di Jakarta Timur Positif Virus Corona, Wali Kota Minta Aturan Satu Pintu Akses

Wali Kota Jakarta Timur M Anwar meminta kepada pengurus seluruh pasar di Jakarta Timur agar memberlakukan akses keluar-masuk terpusat pada satu pintu.

Kompas.com/ Kristianto Purnomo
Petugas medis Dinas Kesehatan Kota Bogor melakukan uji cepat (rapid test) massal Covid-19 dengan skema drive thru di GOR Pajajaran, Bogor, Sabtu (4/4/2020). Sebanyak 128 orang dalam pemantauan (ODP) mengikuti rapid test ini dari target 284 orang.(KOMPAS.COM/KRISTIANTO PURNOMO) 

TRIBUNNEWSMAKER.COM Wali Kota Jakarta Timur M Anwar meminta kepada pengurus seluruh pasar di Jakarta Timur agar memberlakukan akses keluar-masuk terpusat pada satu pintu.

Hal itu dilakukan agar pengunjung pasar dapat mudah dikontrol dan diawasi sekaligus untuk mengurangi potensi kerumunan di dalam pasar guna mencegah penyebaran Covid-19.

"Apabila dibutuhkan sebaiknya pintu masuk hanya satu.

 Seorang Gadis Cilik Terinfeksi Virus Corona, Diduga Tertular Saat Ikut Silaturahmi Lebaran 2020

Jadi kontrolnya lebih mudah, ini kan pintunya di mana-mana, samping kanan, kiri, depan akhirnya mereka tidak terkontrol dan masuknya lebih berantakan dan berkumpul," kata Anwar dalam keterangannya, Kamis (4/6/2020).

Pengetatan pengawasan pasar tersebut mengingat terdapat 20 pedagang Pasar Perumnas Klender yang positif Covid-19 berdasarkan hasil dua kali swab test.

Anwar juga mengimbau kepada seluruh kepala pasar agar tetap memperketat protokol kesehatan kepada para pedagang dan pengunjung pasar.

Warga berbelanja kebutuhan lebaran di Pasar Klender, Jakarta Timur, Jumat (22/5/2020). Menjelang Hari Raya Idul Fitri 1441 H, pasar tradisional ramai dikunjungi warga meskipun dalam masa pandemi COVID-19, tanpa memperhatikan protokol kesehatan seperti memakai masker dan menjaga jarak.
Warga berbelanja kebutuhan lebaran di Pasar Klender, Jakarta Timur, Jumat (22/5/2020). Menjelang Hari Raya Idul Fitri 1441 H, pasar tradisional ramai dikunjungi warga meskipun dalam masa pandemi COVID-19, tanpa memperhatikan protokol kesehatan seperti memakai masker dan menjaga jarak. (KOMPAS.com/GARRY LOTULUNG)

"Saya menghimbau kepala pasar untuk tetap menjaga protokol kesehatan, paling tidak menjaga jarak, pakai masker, cuci tangan pakai sabun paling tidak saat mereka (warga dan pedagang) masuk pasar," ujar Anwar.

Pedagang di Pasar Lakukan Rapid Test Virus Corona Massal Hingga Menangis: Kalau Positif Gimana Pak?

Kisah senada pedagang pasar lakukan rapid test.

Seorang pedagang di Pasar Wates, Kulon Progo menangis ketika menjalani rapid test massal, Rabu (20/5/2020).

HALAMAN SELANJUTNYA ==============>

Ikuti kami di
Editor: Asytari Fauziah
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved