Breaking News:

Akhir Bahagia Kakek Marzuki Terpaksa Tinggal Sendirian di Gubuk Seadanya karena Rumah Anaknya Penuh

Gegara rumah anak dan mantu sudah penuh sesak, seorang kakek tinggal sendirian di sebuah gubuk sederhana, begini akhir bahagia kakek Marzuki.

Penulis: Asytari Fauziah
Editor: Asytari Fauziah
KOMPAS.com/AMRIZA NURSATRIA HUTAGALUNG
Kapolres Ogan Ilir AKBP Imam Tarmudi dan Dandim OKI-OI Letkol Zamroni meninjau rumah sederhana yang dibuatkan untuk Kakek Marzuki dengan dana patungan dari mereka berdua. 

TRIBUNNEWSMAKER.COM Gegara rumah anak dan mantu sudah penuh sesak, seorang kakek tinggal sendirian di sebuah gubuk sederhana, begini akhir bahagia kakek Marzuki.

Kondisi Marzuki pria 70 tahun yang menghabiskan masa tuanya sendiri.

Kakek yang tinggal di Desa Palem Raya, Kecamatan Indralaya Utara, Ogan Ilir, Sumatera Selatan sangat memprihatinkan.

Kakek ini tinggal di gubuk reyot tepat di depan rumah anak dan menantunya.

 Nenek 67 Tahun Viral setelah Tulis Surat Menolak BLT Pemerintah, Tuai Pujian karena Alasannya

 Cerita Kakek Penjual Cincau Keliling yang Dulunya Manajer Bergaji 100 Juta per Bulan

Hal ini terpaksa dilakukan karena rumah anaknya sudah penuh dengan orang.

Dia sendiri sudah setahun tinggal di gubuk reyot yang berada di sisi jalan lintas timur Palembang-Ogan Ilir itu.

Gubuk reyot tempat tinggalnya ini hanya beratap terpal lusuh.

Supali (86) kakek renta yang tinggal di gubuk reyot hampir roboh
Ilustrasi kakek tinggal di gubuk (KOMPAS.com/SUKOCO)

Tak ditutup tembok, kondisi gubuk yang terbuka membuat air bisa masuk saat hujan.

Pondok itu juga tidak mampu menahan dingin karena tidak ada dinding penahan angin.

Melihat kondisi itu, Kapolres Ogan Ilir AKBP Imam Tarmudi bersama Dandim 0402 OKI-Ogan Ilir Letkol Zamroni berinisiatif membuatkan sebuah rumah kecil di sebelah gubuk reyot yang didiami Marzuki.

HALAMAN SELANJUTNYA ==============>

Sumber: Tribun Mataram
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved