Curhat Buruh Keberatan Gaji Dipotong Lagi untuk Iuran Tapera : Seharusnya Sukarela Bukan Dipaksakan

Meski pengadaan Tapera dimaksudkan untuk kebaikan, para buruh merasa kesulitan jika setiap bulannya gaji mereka dipotong untuk iuran tersebut.

Kompas.com
Ilustrasi Tapera 

TRIBUNNEWSMAKER.COM - Curhat buruh merasa iuran Tapera malah memberatkan lantaran bersifat memaksa.

Meski pengadaan Tapera dimaksudkan untuk kebaikan, para buruh merasa kesulitan jika setiap bulannya gaji mereka dipotong untuk iuran tersebut.

Pasalnya, setidaknya 8 persen gaji buruh akan dicaplok setiap bulannya.

Tapera (KOMPAS.com/Akbar Bhayu Tamtomo)
Tapera (KOMPAS.com/Akbar Bhayu Tamtomo) ()

Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia ( KSPSI) Andi Gani Nena Wea menilai tabungan perumahan rakyat ( Tapera) memiliki visi misi yang baik karena memberikan kesempatan untuk rakyat Indonesia terutama buruh memiliki rumah.

 Meski Tuai Kritik, PP Tapera Segera Berlaku, Perusahaan Wajib Potong 3% Gaji Karyawan per Bulan

 Tanggapi Iuran BPJS Kesehatan Naik 100 Persen, Sri Mulyani: Kalau Nggak Kuat, Turun Saja Kelas III

Namun, dia menilai besaran iuran Tapera sangat memberatkan buruh.

 Iuran Tapera sangat berat untuk buruh. Jika ditotal dengan iuran-iuran lainnya bisa mencapai 8 persen lebih dari gaji yang harus dikeluarkan tiap bulannya," ujar Andi dalam keterangan tertulisnya, Sabtu (13/6/2020).

Andi merincikan, saat ini buruh memiliki potongan iuran Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan, BPJS Ketenagakerjaan, dan jaminan hari tua atau dana pensiun mencapai 4 persen dari total upah.

Sementara iuran Tapera berada di angka 3,5 persen, dengan rincian 2,5 persen wajib dibayar pekerja dan 1 persen oleh pemberi kerja.

"Kalau ada potongan lagi akan menambah beban buruh," kata dia.

Andi menambahkan, iuran Tapera seharusnya bersifat sukarela. Sasarannya buruh yang memang kesulitan memiliki rumah.

HALAMAN 2 >>>>>>>>>>

Ikuti kami di
Editor: Salma Fenty Irlanda
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved