Breaking News:

Tak Hanya di Indonesia, Sepeda juga Digandrungi hingga Dianggap Aman saat Pandemi di Luar Negeri

Belajar dari Eropa, sepeda dianggap sebagai transportasi aman di tengah pandemi Covid-19, jalur prioritas bantu terapkan physical distancing.

freepik.com/ alexeyzhilkin
Sepeda (ilustrasi) 

TRIBUNNEWSMAKER.COM - Belajar dari Eropa, sepeda dianggap sebagai transportasi aman di tengah pandemi Covid-19, jalur prioritas bantu terapkan physical distancing.

Tren bersepeda semakin meledak seiring dengan pemberlakuan pembatasan alat transportasi umum selama pandemi virus corona.

Menjamurnya pengguna sepeda selama pandemi Covid-19 ini juga terjadi di banyak negara di Eropa.

Banyak orang yang mulai kembali beraktivitas dengan bersepeda karena dianggap sebagai alat transportasi yang lebih aman ketimbang angkutan umum.

Dikutip dari Kompas.com, pemerintah Jerman merespons fenomena positif ini dengan membuat jalur sepeda 'dadakan' atau pop-up bike lane.

 Viral Video Rombongan Gowes Memaksa Parkir Sepeda Masuk ke Dalam Kafe, Ini Brompton Lo Mas

 Memasuki Era New Normal, Terapkan 4 Protokol Kesehatan Ini Sehabis Beraktivitas di Luar Rumah

Ilustrasi bersepeda.
Ilustrasi bersepeda. (Scoop.it)

Hal itu tentu menjadi tren baru berkelanjutan dan tetap bisa menerapkan praktik jaga jarak fisik.

Tidak hanya di Jerman, pop-up bike lane juga telah diterapkan dengan cepat di berbagai kota di dunia dari Berlin dan Bogota sampai ke Brussel dan Budapest.

Jalur Sepeda di Berlin Dilebarkan

Dikutip dari The Guardian, kota-kota di Jerman menggambar ulang tanda jalan untuk jalur sepeda selama kurun waktu pandemi Covid-19.

Hal itu dilakukan karena pengendara sepeda menuntut lebih banyak ruang untuk jaga jarak fisik dalam perjalanan mereka ke tempat kerja.

HALAMAN SELANJUTNYA ======================>

Ikuti kami di
Editor: Suli Hanna
Sumber: TribunStyle.com
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved