Breaking News:

WP KPK Tanggapi Kritik Bintang Emon soal Kasus Novel Baswedan, Banjir Dukungan Meski Beresiko

Terkait video kritik Bintang Emon soal kasus penyerangan Novel Baswedan, WP KPK beri tanggapan ini.

Editor: ninda iswara
Instagram @bintangemon
5 Poin Video Viral Bintang Emon Soal Virus Corona 

TRIBUNNEWSMAKER.COM - Wadah Pegawai (WP) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) ikut menanggapi viralnya video Bintang Emon.

Seperti yang diketahui, dalam video yang beredar Bintang Emon mengritik kasus penyerangan terhadap Novel Baswedan.

Dua tersangka penyiraman air keras pada Novel Baswedan hanya dituntut satu tahun penjara.

Vonis ini dinilai terlalu ringan untuk pelaku penyerangan yang menyebabkan kerusakan pada mata penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi tersebut.

Bahkan vonis yang diajukan juga menuai sejumlah reaksi dari para public figure hingga masyarakat biasa.

Mereka melempar berbagai macam kritik lantaran vonis tersebut dinilai terlalu ringan.

Video Kritik Kasus Novel Baswedan Viral, Bintang Emon Dituding Pakai Narkoba hingga Adik Juga Diusik

Diserang & Sempat Gembok Akun, Bintang Emon Bantah Tudingan Pakai Narkoba, Terharu Banyak Support

Komika Bintang Emon
Komika Bintang Emon (Instagram Bintang Emon)

Termasuk Bintang Emon yang dengan berani menyampaikan kritik tersebut melalui sebuah video.

Sejumlah artis hingga politisi bahkan ikut memberikan reaksi mereka terkait video kritik Bintang Emon.

Beberapa pihak yang tak terima dengan kritik Bintang Emon pun melempar fitnah hingga teror.

Kali ini giliran Ketua WP KPK Yudi Purnomo yang memberikan tanggapan terkait video Bintang Emon.

Menurut Yudi Purnomo, video Bintang Emon ini menjadi bukti masih ada anak muda yang berani menyuarakan kebenaran.

"Apa yang disuarakan Bintang Emon mewakili suara idealis kaum muda yang kelak akan menjadi pemimpin bangsa ini dan mempunyai harapan Indonesia bebas dari korupsi," kata Yudi dalam keterangan tertulis, Selasa (16/6/2020).

Yudi menuturkan, video Bintang Emon tersebut juga menjadi penyemangat bagi para pegawai KPK untuk memberantas korupsi.

"Karena ternyata banyak orang mendukung cita-cita menjadikan Indonesia bebas dari korupsi," ujar Yudi.

Halaman
1234
Sumber: Kompas.com
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved