Virus Corona

Duka Gelar Pernikahan Langgar Protokol Kesehatan, Satu per Satu Tamu Positif Corona dan Meninggal

Akibatnya, pesta pernikahan tersebut justru berakhir duka setelah satu per satu kerabat sakit hingga meninggal dunia.

Sarah Irwin Photography/ elitedaily.com
Ilustrasi pernikahan 

TRIBUNNEWSMAKER.COM - Duka setelah gelar pesta pernikahan tanpa protokol kesehatan, satu per satu tamu positif Covid-19 dan meninggal.

Pernikahan yang digelar di Semarang, Jawa Tengah ini berakhir duka.

Kebahagiaan menyongsong hari baru justru menjadi awal petaka.

Warga Kota Semarang, Jawa Tengah nekat menggelar pesta pernikahan dengan melanggar ketentuan pembatasan kegiatan masyarakat (PKM).

 Video Dokter Stres Nekat Telanjang Dikabarkan Suami & Anak Wafat karena Corona, Faktanya Masih Sehat

 Syarat dari Kemenag Jika Warga Ingin Gelar Pernikahan di Luar KUA saat Pandemi Covid-19

Akibatnya, pesta pernikahan tersebut justru berakhir duka setelah satu per satu kerabat sakit hingga meninggal dunia.

Berdasarkan keterangan Pemkot Semarang, banyak di antara mereka yang rupanya terkonfirmasi positif Covid-19 usai dilakukan tracing.

Berawal pesta pernikahan

Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi yang akrab disapa Hendi mengemukakan, peristiwa ini terjadi sekitar pertengahan Juni 2020.

Ada warga Semarang yang menggelar pernikahan. Namun, tutur Hendi, pernikahan itu dilakukan tak sesuai prosedur seharusnya di tengah pandemi.

"Kejadian empat hari yang lalu ada pernikahan yang tidak sesuai dengan protokol kesehatan karena lebih dari 30 orang," kata dia, Sabtu (20/6/2020).

Ikuti kami di
Editor: Salma Fenty Irlanda
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved