8 BOCORAN Isi Permohonan Grasi Aulia Kusuma ke Jokowi, Kasus Kopi Sianida Jessica Ikut Disebut

Tak ingin hukuman mati, Aulia Kesuma sampai menyebut Jessica Wongso dalam permohonan grasi ke Jokowi, begini bunyinya..

TribunJakarta.com/Annas Furqon Hakim
Dua terdakwa pembunuhan, Aulia Kesuma dan Geovanni Kelvin, di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Senin (10/2/2020) 

TRIBUNNEWSMAKER.COM, JAKARTA Tak ingin hukuman mati, Aulia Kesuma sampai menyebut Jessica Wongso dalam permohonan grasi ke Jokowi, begini bunyinya..

Tim Kuasa Hukum Aulia Kesuma dan Geovanni Kelvin mengajukan permohonan permintaan keadilan kepada Presiden Joko Widodo (Jokowi) atas vonis pidana mati terhadap kliennya.

Upaya permohonan itu disampaikan pada Jumat 19 Juni 2020 bersamaan dengan pendaftaran permohonan banding kepada Pengadilan Tinggi DKI Jakarta yang disampaikan melalui Pengadilan Negeri Jakarta Selatan.

Selain kepada presiden, surat permohonan permintaan keadilan itu disampaikan kepada Wakil Presiden, Komisi Nasional Hak Asasi Manusia, Komisi III DPR RI, Kementerian Hukum dan HAM, Ketua Pengadilan Tinggi DKI Jakarta dan Ketua Mahkamah Agung.

"Kami sudah mendaftarkan permohonan banding Jumat 19 Juni dan sudah mengirimkan surat mohon keadilan kepada Presiden," kata Firman Candra, kuasa hukum Aulia dan Geovanni, saat dihubungi, Selasa (23/6/2020).

Aulia Kesuma, istri pembakar jenazah Pupung Sadili dan M Adi Pradana, suami dan anak tirinya
Aulia Kesuma, istri pembakar jenazah Pupung Sadili dan M Adi Pradana, suami dan anak tirinya (Kolase/ Istimewa)

 Aulia Kesuma Kini Hadapi Vonis Mati Setelah Bunuh Suami & Anak Tiri, Ini Kata Pengacara

 Aulia Kesuma Akui Sempat Bersyukur Setelah Bunuh Pupung Sadili & Dana: Akhirnya Lepas dari Utang

Pada 15 Juni 2020 lalu, majelis hakim pengadilan Negeri Jakarta Selatan memvonis pidana mati kepada Aulia Kesuma dan Geovanni Kelvin.

Mereka terbukti membunuh Edi Candra Purnama alias Pupung Sadili (54), suami Aulia dan anak tirinya, M Adi Pradana alias Dana (23). 

Upaya pembunuhan diduga, karena Aulia Kesuma terlilit utang Rp 10 miliar.

Firman Candra mengatakan hukuman mati itu bertentangan dengan ketentuan internasional hak asasi manusia.

Selain itu, dia mengungkapkan, Aulia masih mempunyai tanggungan anak.

"Terdakwa Aulia memiliki putri yang masih balita dari perkawinan dengan Almarhum Edi Candra Purnama," kata Firman.

HALAMAN SELANJUTNYA >>>>

Ikuti kami di
Editor: Agung Budi Santoso
Sumber: Kompas.com
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved