Viral Hari Ini

SOSOK Dukun Suruh Pedagang Cuanki Ludahi Mangkuk Bakso Agar Laris Terbongkar, Ajarannya Sesat

Teka-teki alasan mengapa mangkuk bakso harus diludahi dulu dengan tujuan agar laris akhirnya terungkap.

Tribun Jabar
Ilustrasi dukun 

TRIBUNNEWSMAKER.COM, JAKARTA - Teka-teki alasan mengapa mangkuk bakso harus diludahi dulu dengan tujuan agar laris akhirnya terungkap. 

Saat diinterogasi polisi, pedagang cuanki yang tertangkap kamera CCTV meludahi mangkuk bakso di kawasan Meruya Jakarta Barat hingga akhirnya viral itu menyebutkan sosok dukun asal Garut yang mengajari seperti itu. 

Seperti apa sosok dukun dengan ajaran sesat yang dipatuhi pedagang cuanki tersebut hingga jadi berita viral hari ini

Berawal dari heboh seorang pedagang cuanki keliling di daerah Meruya, Jakarta Barat, meludahi mangkuknya dalam memberikan layanannya ke pelanggan. Pedagang cuanki berinisial WS (21) itu langsung diperiksa aparat kepolisian.

Pihak Polsek Kembangan ada rencana untuk mengembalikan pedagang cuanki itu kepada keluarganya. Namun saat ini masih dalam pemeriksaan.

Depan rumah warga yang jadi lokasi pedagang bakso cuanki diduga meludahi mangkuk berisi bakso racikannya. (TRIBUNJAKARTA.COM/ELGA HIKARI PUTRA)
Depan rumah warga yang jadi lokasi pedagang bakso cuanki diduga meludahi mangkuk berisi bakso racikannya. (TRIBUNJAKARTA.COM/ELGA HIKARI PUTRA) (TRIBUNJAKARTA.COM/ELGA HIKARI PUTRA)

 SEMARAK Pernikahan Berujung Petaka, 32 Tamu Terinfeksi Corona, Mempelai Pria Meninggal, Istri Syok

 VIRAL Nasib Pilu Anak di Luar Nikah, Ibunya Tak Mampu Belikan Susu, Ayahnya Menikahi Gadis Muda

"Baru rencana dikembalikan ke keluarga, tapi belum sempet. Terus kita tetep dalami, ya sampai sekarang di Polsek, belum sempet dipulangkan," kata Kapolsek Kembangan Kompol Imam Irawan kepada wartawan, Jumat (26/6/2020).

Sejauh ini, menurut Imam, korban berinisial NH (28) pun belum melaporkan kasus ini ke pihak kepolisian.

Korban belum berniat untuk menempuh jalur hukum atas perbuatan yang dilakukan pelaku.

"Korban sampai sekarang belum melapor. Cuma sekadar niatan share aja begitu. Untuk melapor-melapor belum ada sampai sekarang," jelasnya.

Menurutnya, penanganan kasus ini hanya berdasarkan bukti video viral yang ada di media sosial. Hingga saat ini pihaknya masih mengusut lebih lanjut terkait kasus tersebut.

HALAMAN SELANJUTNYA >>>>

Ikuti kami di
Editor: Agung Budi Santoso
Sumber: Tribunnews.com
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved