Breaking News:

Ramai Kalung Antivirus Corona Kementan, Dokter Tirta: 'Jangan Membuat Statement Berdasarkan Asumsi'

Kontroversi kalung antivirus Kementerian Pertanian, dokter Tirta ingatkan jangan membuat statement berdasarkan asumsi, 'katanya'.

Editor: roessitaintan
Instagram @dr.tirta dan dokumentasi Kementerian Pertanian
Dokter Tirta angkat bicara soal kalung antivirus corona Kementan 

TRIBUNNEWSMAKER.COM - Ramai kontroversi kalung antivirus Kementerian Pertanian, dokter Tirta ingatkan jangan membuat statement berdasarkan asumsi, 'katanya'.

Kementan berencana untuk membuat antivirus corona yang dibuat dari bahan eucalyptus (kayu putih) pada Agustus 2020.

Antivirus tersebut akan dibuat dalam beberapa produk seperti kalung aromatherapy, minyak roll on, balsen, diffuser oil, dan inhaler.

Sederet produk berwarna hijau dan bertuliskan Antivirus Corona ini mengandung tanaman Atsiri (eucalyptus).

Kandungan kayu putih inilah yang dipercaya dapat digunakan sebagai antivirus corona.

Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo mengatakan bahwa produk ini telah melalui uji lab peneliti pertanian terhadap virus influenza, serta beta dan gamma corona.

"Ini antiVirus Corona, dari hasil penelitian dari litbang Kementerian Pertanian. Berasal dari pohon kayu putih. Dari 700 jenis pohon kayu putih satu yang bisa mematikan Virus Corona. Ini hasil laboratorium kita, dan bulan depan akan kami produksi," kata Syahrul dikutip dari Kompas.com saat ditanya wartawan.

Syahrul kemudian menjelaskan, antivirus yang ia klaim mampu membunuh Virus Corona ini sudah dilakukan uji coba.

"Kalau kontak selama 15 menit bisa membunuh 42 persen dari Virus Corona (yang terpapar ke tubuh), kalau setengah jam bisa 80 persen Virus Corona mati," katanya.

Namun penelitian tersebut belum termasuk virus SARS-CoV-2 atau virus Covid-19.

Dokumentasi Kementerian Pertanian
Dokumentasi Kementerian Pertanian ()

 Pertanyakan Kalung Antivirus Corona Kementan, Sherina Munaf Sebut Covid-19 Bukan Nyamuk

 5 Fakta Kalung Antivirus Corona Kementan, dari Izin Edar hingga Peringatan Epidemiolog

HALAMAN SELANJUTNYA ===================>

Sumber: TribunStyle.com
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved