Breaking News:

Gadis di Bawah Umur Jadi Muncikari bagi Rekan dan Ibu Rumah Tangga, Patok Tarif Mulai Rp 600 Ribu

Seorang gadis di bawah umur menjadi muncikari bagi teman-temannya dan seorang ibu rumah tangga.

Istimewa
Ilustrasi prostitusi 

TRIBUNNEWSMAKER.COM - Seorang gadis di bawah umur menjadi muncikari bagi teman-temannya dan seorang ibu rumah tangga.

Polisi pun berhasil mengamankannya saat pelaku sedang bertransaksi dengan informan.

Dalam aksinya, ia mematok harga mulai Rp 600 ribu hingga Rp 1,5 juta bagi setiap PSK.

Praktik prostitusi online dengan pelaku anak di bawah umur digerebek aparat dari sebuah penginapan di Toboali, Bangka Selatan, Kepulauan Bangka Belitung.

Ilustrasi prostitusi
Ilustrasi prostitusi (Shutterstock)

EL (17) yang diduga sebagai muncikari diamankan polisi bersama BN (16) dan AN (21) yang diduga bertindak sebagai penjaja seks komersial (PSK).

 Ada Inisial LM dalam Kasus Prostitusi Online yang Sempat Ramai, Luna Maya: Kalau Fitnah, Telan Saja

 Niat Pesan Jasa Prostitusi Online, Pria Ini Tak Sengaja Sewa Pacar Sendiri, Transfer Rp 800 Ribu

Kepala Bidang Humas Polda Kepulauan Bangka Belitung Kombes Maladi mengatakan, EL dan BN merupakan warga Toboali yang tercatat mengenyam pendidikan SMP.

Sedangkan AN tercatat sebagai ibu rumah tangga.

"Kejadian berawal dari transaksi yang dilakukan EL dengan pemakai jasa PSK (informan) yang disepakati biaya untuk 1 PSK Rp 1,5 juta dan jasa untuk pelaku Rp 600.000. Total uang yang harus diserahkan Rp 2,1 juta," kata Maladi dalam keterangan tertulis, Jumat (17/7/2020).

Dia menuturkan, telah terjadi kesepakatan antara pemakai jasa PSK dengan anak (pelaku) untuk melakukan praktik prostitusi di penginapan GZ yang beralamat di Toboali pada Rabu (15/7/2020) sekitar pukul 16:30 WIB.

"Dua PSK diantar ke kamar 207 dan 210 dan uang transaksi mereka terima," ujar Maladi.

HALAMAN 2 >>>>>>>>>>

KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved