Pelaku Pencemaran Nama Baik Ahok Minta Mediasi, Tak Sanggup Dipenjara Karena Punya Penyakit Kronis

Update kasus pencemaran nama baik kepada Ahok dan Puput Nastiti. Pelaku beberkan motif dan minta maaf.

Instagram @ahokbtp/YouTube KompasTV
Ahok dan Puput Nastiti Devi tetap melaporkan pelaku pencemaran nama baiknya. 

TRIBUNNEWSMAKER.COM - Update kasus pencemaran nama baik kepada Ahok dan Puput Nastiti Devi. Pelaku beberkan motif dan minta maaf.

Kasus hukum yang dilaporkan oleh Komisaris Utama PT Pertamina, Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok masih berjalan.

Mantan Gubernur Jakarta tersebut melaporkan kasus pencemaran nama baik atas dirinya dan sang istri, Puput Nastiti.

Sebelumnya pelaku sudah minta maaf, namun Ahok tetap melanjutkan proses hukum.

Puput Nastiti Devi Ternyata Pernah Unggah Tulisan Tentang Anak Veronica Tan & Ahok, Ini Isinya

Rayakan Ulang Tahun ke-54, Ahok Beri Respon Berbeda Tanggapi Ucapan Puput Nastiti dan Nicholas Sean

"Masih proses, saya sebagai kuasa hukum ikut saja.

Update terakhir suruh proses dulu," ujar kuasa hukum Ahok, Ahmad Ramzy dikutip dari YouTube KompasTV, Sabtu (01/08/2020).

Sebelumnya pelaku yang berinisial KS mengaku jika perbuatannya didasarkan pada emosi.

"Didasarkan oleh emosi karena saya merasa bahwa saya adalah sesama wanita yang juga pernah mengalami hal-hal seperti yang dialami Bu Vero.

Ini murni hanya berdasarkan nalar dan nurani kaum wanita," ujar KS di Mapolda Metro Jaya, dikutip dari YouTube Kompas TV.

KS mengungkap tidak ada campur tangan politik dalam perbuatannya.

Halaman selanjutnya ======>

Ikuti kami di
Editor: Delta Lidina
Sumber: TribunStyle.com
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved