Breaking News:

Potret Terakhir 3 Pemadam Kebakaran saat Dobrak Pintu Gudang Amonium Nitrat Sebelum Ledakan Dahsyat

Potret tiga anggota pemadam kebakaran yang tewas sebelum ledakan dahsyat Beirut, Lebanon.

(Twitter via Daily Mail)
Dalam foto yang diambil beberapa saat sebelum ledakan di Beirut, Lebanon, tiga anggota pemadam kebakaran, Jo Noon, Methal Hawwa, dan Najib Hitti, berusaha masuk ke dalam Gudang 12, tempat amonium nitrat disimpan, sebelum meledak pada 4 Agustus 2020. Mereka bersama dengan tujuh kolega yang dikirim sebagai tim respons cepat pertama terkena leedakan, dengan salah satunya, Sahar Faris, ditemukan dan dinyatakan tewas. 

TRIBUNNEWSMAKER.COM - Potret tiga anggota pemadam kebakaran yang tewas sebelum ledakan dahsyat Beirut, Lebanon.

Tiga anggota pemadam kebakaran yang lantas disebut pahlawan sempat terabadikan sebelum tewas dalam ledakan dahsyat Lebanon.

Ketiganya secara berani berusaha membuka pintu gudang tempat amonium nitrat pemicu ledakan meledak.

Sebuah foto yang viral memperlihatkan momen terakhir tiga anggota pemadam kebakaran pemberani sebelum ledakan di Beirut, Lebanon.

Detik-detik ledakan dahsyat goncang Beirut Ibukota Lebanon.
Detik-detik ledakan dahsyat goncang Beirut Ibukota Lebanon. ((Twitter @BestTweet___ @borzou))

 POPULER 300.000 Warga Beirut Kehilangan Rumah Tinggalnya dan Mengungsi karena Ledakan Dahsyat

 POPULER Tangis Gubernur Beirut Lihat Kota Hancur Setelah Ledakan Dahsyat: Kehancuran Sebesar Ini

Dalam foto tersebut, tiga anggota penjinak api itu berusaha untuk masuk ke dalam gudang berisi amonium nitrat sebelum meledak Selasa (4/8/2020).

Dilansir Daily Mail Kamis (6/8/2020), ketiga pemadam kebakaran itu diidentifikasi bernama Jo Noon, Methal Hawwa, dan Najib Hitti.

Mereka tergabung dalam tim respons beranggotakan 10 orang. Ketiganya masuk ke dalam sembilan orang yang masih dinyatakan hilang.

Sementara rekan mereka, seorang paramedis bernama Sahar Faris, dinyatakan tewas dengan pemakamannya digelar penuh haru di Qaa, kampung halamannya.

Faris, yang kemudian disebut sebagai "Pengantin Beirut" di media sosial, sejatinya berencana untuk menikah pada Juni tahun depan.

Pada Rabu (5/8/2020), tunangannya Gilbert Karaan membagikan kenangannya. "Engkau adalah hidupku. Kini engkau membakar hatiku," ratapnya.

HALAMAN 2  >>>>>>>>>

KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved