Breaking News:

Pilunya Nasib Jibril, Bocah 10 Tahun 2 Tahun Diikat di Pohon karena Epilepsi, Makan Kotoran Sendiri

Bocah pengidap epilepsi itu dibiarkan terikat selama dua tahun di sebuah pohon oleh ayah kandung, ibu tiri, dan 17 saudaranya.

(Screengrab from YouTube via The Sun)
Potongan gambar yang diambil dari YouTube memperlihatkan Jbril Aliyu, bocah 10 tahun yang berasal dari Birnin Kebbi, Nigeria. Kasusnya menjadi sorotan karena dia diselamatkan setelah diikat selama dua tahun terakhir, sementara ayah ibu tiri, dan 17 saudaranya hidup nyaman. 

TRIBUNNEWSMAKER.COM - Nasib pilu dialami seorang bocah bernama Jibril Aliyu (10).

Bocah pengidap epilepsi itu dibiarkan terikat selama dua tahun di sebuah pohon oleh ayah kandung, ibu tiri, dan 17 saudaranya.

Ia diasingkan di sebelah rumahnya bersama hewan-hewan, sementara keluarganya hidup nyaman dan layak.

Potongan gambar yang diambil dari YouTube memperlihatkan Jbril Aliyu, bocah 10 tahun yang berasal dari Birnin Kebbi, Nigeria. Kasusnya menjadi sorotan karena dia diselamatkan setelah diikat selama dua tahun terakhir, sementara ayah ibu tiri, dan 17 saudaranya hidup nyaman.(Screengrab from YouTube via The Sun)
Potongan gambar yang diambil dari YouTube memperlihatkan Jbril Aliyu, bocah 10 tahun yang berasal dari Birnin Kebbi, Nigeria. Kasusnya menjadi sorotan karena dia diselamatkan setelah diikat selama dua tahun terakhir, sementara ayah ibu tiri, dan 17 saudaranya hidup nyaman.(Screengrab from YouTube via The Sun) ()

 POPULER Wanita di Banyumas Dipasung selama 6 Tahun Diduga Ikut Aliran Sesat Setelah Jadi SPG

 Kisah Miris Efendi, Bocah 12 Tahun yang Terpaksa Dikurung di Kandang Ayam Tanpa Sehelai Busana

Seorang bocah penderita epilepsi diselamatkan setelah dua tahun diikat di pohon, sedangkan ayah, ibu tiri, dan 17 saudaranya hidup nyaman di rumah sebelahnya.

Video yang beredar memperlihatkan si anak, Jibril Aliyu, begitu kurus ketika ditemukan terikat di sebuah pohon di Nigeria.

Pihak yang menemukan dan menyelamatkan bocah 10 tahun itu menyebut insiden tersebut "barbar kelas tinggi dan sangat jahat".

Kelompok pembela HAM membawa Jibril ke rumah sakit setelah dia dipaksa hidup bersama kambing dan ayam selama dua tahun terakhir, dilansir BBC Pidgin.

Dia diselamatkan dari properti keluarganya sendiri di kawasan Badariya, Birnin Kebbi, setelah mendapatkan informasi memilukan itu.

Dalam video yang menunjukkan momen Jibril diselamatkan pada Minggu (9/8/2020), dia terlihat berpakaian compang-camping dan mengais tanah untuk makan.

Dia putus asa mencari sesuatu di tanah untuk dimakan, di mana dia mengalami kesulitan dalam berjalan karena begitu lemah.

HALAMAN 2 >>>>>>>>

KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved