Breaking News:

Kisah Relawan Sapu Ranjau Paku, Berawal dari Kecurigaan, Kumpulkan 4 Ton, Pernah Ditabrak Motor

Jadi relawan sapu ranjau paku di jalanan, Abdul Rohim kini kumpulkan 4 ton paku. Pernah ditabrak motor.

Editor: ninda iswara
WARTA KOTA/NUR ICHSAN
SAPU RANJAU.PAKU - Abdul Rohim dari Komunitas Sapu Ranjau ( Saber) sedang melakukan penyapuan ranjau paku yang banyak berserakan di Jalan Gatot Subroto, Jakarta, Pusat, Minggu (14/6/2020). Ranjau paku yang disebar orang tak bertanggung jawab ini membahayakan motor dan mobil pengguna jalan karena tak sedikit yang mengalami kecelakaan ban kempes terkena paku ranjau. 

Ia lalu mengumpulkan ranjau paku dengan menggunakan magnet dari hiasan kulkas.

Magnet dari speaker juga pernah ia gunakan.

Rohim juga pernah diberikan magnet oleh sopir bus untuk beraksi menyisir paku.

Menyempatkan sebelum kerja 

Setiap pagi sebelum kerja, Rohim menyempatkan diri melakukan penyapuan di titik rawan ranjau yaitu di ruas Jalan Gatot Subroto seberang DPR-MPR mengarah Semanggi.

Terkadang, ia melanjutkan aksinya ke sekitar Balai Kartini sampai dengan Pancoran, Tebet.

Pada sore hari, Rohim juga sempat menyisir jalan di depan Gedung MPR/DPR/DPD yang menuju ke Slipi, Jakarta Barat.

Rohim berdiri sambil memegang tali terikat magnet demi mendapatkan paku-paku di jalan.

“Tadi pagi sebelum kerja di Gatot Soebroto seberang DPR MPR mengarah Semanggi tadi gak terlalu banyak, gak nyampe seperempat kilogram (paku) tapi lumayan,” kata Rohim.

Total 4 ton 

Rohim beserta relawan Saber sudah berhasil mengumpulkan empat ton ranjau paku.

Total keseluruhan ranjau paku itu terdiri dari ranjau paku dan ranjau jari-jari payung.

Jumlah itu dikumpulkan atau diamankan dari jalanan ibu kota sejak awal tim Saber berdiri pada 8 Agustus 2011 hingga saat ini.

“Sisa koleksi sekarang tinggal empat ember lagi. Yang sudah disortir sekitaran satu kuintal lebih,” ujar Rohim.

Halaman
1234
Sumber: Kompas.com
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved