Breaking News:

Malaysia Alami Resesi karena Covid-19, Penurunan Tajam Pertumbuhan Ekonomi Terparah Sejak 1998

Menyusul negara lain, Malaysia juga tampaknya nyatakan resesi karena pandemi Coid-19, disebut terparah sejak tahun 1998

Editor: Talitha Desena
kolase TribunStyle.com
Malaysia dan Virus Corona 

TRIBUNNEWSMAKER.COM - Pandemi Covid-19 'menyerang' sektor ekonomi ratusan negara.

Sejumlah negara menyatakan mengalami resesi.

Misalnya Korea Selatan, Hong Kong, dan negara di Eropa misalnya Jerman, Italia, dan lain-lain.

Inggris masuk dalam krisis setelah pertumbuhan ekonomi pada kuartal II 2020 negatif hingga 20,4 persen.

Sementara, yang 'selamat' dari ancaman resesi adalah China. karena ekonomi China sempat terkontraksi 6,8 persen pada kuartal I 2020.

Isu resesi di Tanah Air telah jadi perbincangan hangat umengingat pertumbuhan ekonomi kuartal II 2020 terkontraksi -5,32 persen pada awal Agustus seperti yang dikutip dari Kompas.com.

Indonesia Bersiap Hadapi Kemungkinan Resesi, Luhut Binsar Pandjaitan Sebut Kini Masih Comfortable

10 Negara yang Alami Resesi Akibat Pandemi Covid-19, dari Asia hingga Eropa, Indonesia Menyusul?

Ilustrasi uang kertas
Ilustrasi uang kertas (Twitter)

Bank Indonesia juga memprediksi ekonomi akan berada di rentang 4,3 persen hingga 4,8 persen.

Kini, negara tetangga, Malaysia turut mengalami penurunan pertumbuhann ekonomi. 

Pertumbuhan ekonomi Malaysia terkontraksi alias minus 17,1 persen pada kuartal II-2020.

Penyebabnya adalah pandemi virus corona (Covid-19) memukul ekspor dan konsumsi dalam negeri.

Halaman
1234
Sumber: Kompas.com
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved