Breaking News:

Virus Corona

3 Pasien Covid-19 Meninggal Meski Tak Miliki Gejala Namun Alami Happy Hypoxia, Ini Penjelasannya

Pasien terinfeksi virus corona di Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, hingga saat ini tercatat sebanyak tujuh orang.

Tribunnews.com
Ilustrasi pasien covid-19 tanpa gejala tapi alami happy hypoxia 

TRIBUNNEWSMAKER.COM Pasien terinfeksi virus corona di Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, hingga saat ini tercatat sebanyak tujuh orang.

Bupati Banyumas Achmad Husein mengungkapkan, tiga pasien terakhir yang meninggal dunia disebut tidak memiliki gejala seperti orang yang terjangkit Covid-19.

"Kalau saya komunikasikan dengan dokter paru-paru, namanya adalah happy hypoxia," kata Husein saat peresmian Laboratorium Covid-19 Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed) Purwokerto, Kabupaten Banyumas, Selasa (18/8/2020).

 4 Peringatan dari WHO Tentang Virus Corona, Vaksin Covid-19 hingga Tunda Pemeriksaan Gigi

Happy hypoxia, kata Husein, merupakan gejala baru.

Di mana para penderita Covid-19 tidak merasakan gejala seperti pada umumnya.

"Orangnya kelihatannya gembira-gembira saja, enggak ada batuk, pilek, panas, tetapi saturasi oksigen yang ada di dalam darah ini lama-lama turun," ungkap Husein.

Rektor Unsoed Prof Dr Ir Suwarto, Bupati Banyumas Achmad Husein dan Wakil Bupati Banyumas Sadewo Tri Lastiono (dari kiri ke kanan) saat pembukaan Laboratorium Covid-19 Unsoed Purwokerto, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, Selasa (18/8/2020).
Rektor Unsoed Prof Dr Ir Suwarto, Bupati Banyumas Achmad Husein dan Wakil Bupati Banyumas Sadewo Tri Lastiono (dari kiri ke kanan) saat pembukaan Laboratorium Covid-19 Unsoed Purwokerto, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, Selasa (18/8/2020). (KOMPAS.COM/FADLAN MUKHTAR ZAIN)

Husein mengatakan, saturasi oksigen yang normal di atas angka 90 persen.

 Wakil Wali Kota Solo 2 Hari Kena Corona Langsung Negatif, Ternyata Ini Ramuan Khusus yang Diminum

"Ini (orang yang mengalami happy hypoxia) turun di bawah 90, turun, turun, turun 80, sampai kemudian 75.

Kalau sudah begitu (orangnya) langsung ngos-ngosan dan tidak sadarkan diri," jelas Husein.

Menurut Husein, masyarakat harus mengetahui dan memahami gejala baru tersebut, sehingga tidak menyebabkan korban yang lebih banyak.

HALAMAN SELANJUTNYA ==============>

Ikuti kami di
Editor: Asytari Fauziah
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved