Virus Corona
Cerita Dokter Rawat Sendiri Ibunya yang Positif Corona di Rumah, Enggan Bawa ke Rumah Sakit
Cerita seorang dokter rawat ibunya yang positif Covid-19 di rumah, enggan bawa ke rumah sakit dan pilih tangani sendiri.
Editor: Salma Fenty Irlanda
TRIBUNNEWSMAKER.COM - Cerita seorang dokter rawat ibunya yang positif Covid-19 di rumah, enggan bawa ke rumah sakit dan pilih tangani sendiri.
Ialah Disa Edralyn, salah satu dokter dan penyintas Covid-19 tak pernah menyangka ibunya yang berprofesi sebagai dokter gigi harus menjalani isolasi mandiri karena terinfeksi Covid-19.
Ibu Disa positif Covid-19 saat pandemi tersebut masih awal di Indonesia.
• UPDATE Corona Dunia Senin 7 September 2020: 27,3 Juta Kasus, 19,3 Juta Sembuh & 893 Ribu Meninggal
• POPULER Ranking Negara di Dunia Teraman dari Covid-19, Jerman Peringkat 1, Indonesia 79
Ketika dihubungi Kompas.com pada Senin (7/9/2020) kemarin, Disa menceritakan pengalamannya merawat sang ibu di rumah.
Disa menjelaskan, ibunya dinyatakan positif Covid-19 pada Maret 2020, saat belum banyak orang yang terpapar.
Dia tidak mengetahui di mana sang ibu terpapar virus Corona. Namun dia menduga ibunya terinfeksi Covid-19 saat bertugas di Puskesmas.
Dia bercerita bagaimana sulitnya mengakses tes PCR saat itu. Pada awal pandemi Covid-19, tes PCR masih terbatas.
Ketika sang ibu dinyatakan positif Covid-19, permasalahan selanjutnya menentukan di mana sang ibu akan dirawat.
Disa adalah dokter, sudah pasti tahu bagaimana merawat pasien Covid-19. Namun, dia terlebih dulu mempertimbangkan segala risiko jika merawat sang ibu di rumah.
Akhirnya, dia berkonsultasi dengan rekannya yang berprofesi sebagai dokter spesialis paru-paru.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/newsmaker/foto/bank/originals/pekerja-medis-memasuki-area-isolasi-vietnam-corona.jpg)