Breaking News:

KABAR Reynhard Sinaga,Predator LGBT Terkeji di Inggris, Tiada Ampun Kini Terancam Mati di Penjara

Dicap predator LGBT terparah dalam sejarah Inggris, Reynhard Sinaga mahasiswa asal Indonesia kini terancam mati di penjara.

TribunNewsmaker.com Kolase/ Facebook via BBC
Reynhard Sinaga 

TRIBUNNEWSMAKER.COM - Masih ingat dengan mahasiswa asal Indonesia Reynhard Sinaga yang menjadi pelaku pemerkosaan ratusan pria di Inggris?

Melakukan kejahatan terparah sepanjang sejarah Inggris, Reynhard Sinaga terancam mati di penjara.

Bagaimana tidak, kini Pengadilan Mahkamah Banding di Inggris tengah mempertimbangkan kembali hukuman total seumur hidup untuk Reynhard Sinaga.

Melihat kejahatan Reynhard Sinaga yang begitu parah dan mengerikan, pihak Pengadilan seolah tak ingin pria asal Indonesia ini bebas kembali nantinya.

Dengan begitu dipastikan Reynhard Sinaga akan menghabiskan sisa hidupnya di dalam penjara tanpa pernah keluar.

Keputusan itu menjadi kali pertama yang dilakukan oleh Pengadilan Mahkamah Banding di Inggris.

Baca juga: INGAT Reynhard Sinaga Pemerkosa Berantai Asal Indonesia Hebohkan Inggris? Foto-foto Penjaranya Horor

Baca juga: POPULER Alasan Pria Ini Lolos dari Minuman Bius dan Perkosaan Reynhard Sinaga, Ada Perasaan Curiga

Reynhard Sinaga, pelaku 159 Kasus perkosaan, terbesar dalam sejarah kejahatan seksual di Inggris.
Reynhard Sinaga, pelaku 159 Kasus perkosaan, terbesar dalam sejarah kejahatan seksual di Inggris. (GMP)

Pasalnya inilah pertama kalinya Pengadilan Mahkamah Banding di Inggris mempertimbangkan hukuman total seumur hidup di luar kasus pembunuhan sangat parah.

Selain kepada Reynhard, Mahkamah Banding yang digelar di Royal Court of Justice, London, Rabu (14/10) juga mempertimbangkan hukuman serupa kepada pelaku kejahatan seksual lainnya atas nama Joseph McCann.

Mahkamah Banding yang dipimpin oleh lima orang hakim itu mempertimbangkan hukuman "total seumur hidup" karena keduanya dianggap sebagai terpidana pemerkosa paling parah.

"Diputuskan bahwa hukuman seumur hidup total dalam dua kasus ini harus dipertimbangkan karena kejahatan seksual yang dilakukan oleh dua pelaku termasuk yang paling parah dan paling keji yang pernah terjadi di negara ini," kata pejabat Kejaksaan Agung, Michael Ellis, dikutip dari BBC, Rabu (14/10).

HALAMAN SELANJUTNYA ================>

Ikuti kami di
Editor: octaviamonalisa
Sumber: Tribun Jateng
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved