Breaking News:

Penanganan Covid

Wartawan Disebut Dapat Masuk ke Dalam Kelompok Prioritas, Bisa Mendapat Vaksin Covid-19 Lebih Awal?

Disebut karena wartawan termasuk profesi yang memiliki risiko tinggi terpapar covid-19

Shutterstock
Ilustrasi profesi jurnalis 

"Sedangkan dokter dan tenaga krsehatan harus kita jadikan benteng terakhir bangsa kita. Kita tidak boleh membiarkan dokter kewalahan melayani pasien, karena data sekali lagi bukan sekadar angka, banyaknya pasien di rumah sakit berpengaruh langsung terhadap dokter yang terpapar. Bahkan karena dokternya juga punya komorbid berpotensi sampai meninggal dunia," kata Doni.

Doni pun menutup pemparannya dengan mendoakan para dokter dan perawat yang telah gugur dalam perang melawan covid-19.

"Kita juga berdoa kepada mereka yang wafat termasuk khususnya kepada dokter dan perawat yang telah berkorban semoga mereka mendapat tempat terbaik di sisi Tuhan Yang Maha Kuasa," kata Doni.

Sebagaimana diketahui selain melakukan penanganan terhadap pasien positif covid-19 baik dengan gejala atau tanpa gejala, Pemerintah lewat Satgas Covid-19 saat ini terus menggencarkan kampanye penyuluhan 3M yakni memakai masker, rajin mencuci tangan, dan selalu menjaga jarak.

Kampanye 3M ini terus menerus disosialisasikan supaya masyarakat tidak lupa bahwa penyebaran Covid-19 banyak datang dari pergerakan manusia.

Oleh karena itu, pelaksanaan 3M harus dijalankan secara ketat.

(Tribunnews.com/Gita Irawan)

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Ketua Satgas Penanganan Covid-19 Buka Kemungkinan Wartawan Dapatkan Vaksin Lebih Awal

Catatan Redaksi:

Bersama-kita lawan virus corona. Tribunnews.com mengajak seluruh pembaca untuk selalu menerapkan protokol kesehatan dalam setiap kegiatan. Ingat pesan ibu, 3M (Memakai masker, rajin Mencuci tangan, dan selalu Menjaga jarak).

Ikuti kami di
Editor: Talitha Desena
Sumber: Tribunnews.com
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved