Breaking News:

6 Tahun Lalu Dianggap Gila & Dibawa Paksa ke RSJ, Marshanda Ungkap Alasan Memaafkan Keluarganya

Marshanda buka suara soal penjemputan paksa oleh Rumah Sakit Jiwa yang terjadi enam tahun lalu. Kala itu Marshanda dianggap gila oleh keluarganya.

Instagram Marshanda
Marshanda 

TRIBUNNEWSMAKER.COM - Marshanda buka suara soal penjemputan paksa oleh rumah sakit jiwa yang terjadi enam tahun lalu. Kala itu Marshanda dianggap gila oleh keluarganya sendiri.

Penjemputan paksa Marshanda oleh tiga karyawan rumah sakit jiwa sempat menghebohkan publik.

Setelah enam tahun berlalu akhirnya Marshanda mengungkap kisah sebenarnya terkait penjemputan paksa itu.

Marshanda
Marshanda (Instagram @marshanda99)

Baca juga: 5 Artis Ini Pindah ke Rumah Baru di Tengah Pandemi Corona, dari Ruben Onsu hingga Marshanda

Baca juga: Bisa Jalan Bareng, Nia Ramadhani Blak-blakan Akui Pernah Pansos pada Marshanda: Gue Bangga

Peristiwa penjemputan paksa ini terjadi di apartemennya, Puri Casablanca pada 26 Juli 2014.

Sekitar 6 tahun berlalu, Marshanda kini mulai berani buka suara terkait kisah sebenarnya.

Dilansir dari program acara Nyonya Boss pada Senin (2/11), Marshanda mengungkapkan kisah tersebut kepada Nia Ramadhani.

"Gue sampai nanya ke teman gue tentang video lo yang marah dan macam-macamnya, menurut gue secara logika kita sering banget lihat ada yang nangis dan sebagainya. Tetapi Marshanda juga begitu tetapi lebih cepat aja cuma dibuat image Marshanda gila," ujar Nia Ramadhani.

"Mereka baru menemukan enaknya melakukan itu, ternyata bisa merasakan perasaan bebas. Nah 2009 itu yang gue rasakan," aku Marshanda.

Nia menilai, video yang mengekspresikan perasaan itu merupakan hal lumrah, namun yang membuat persepsi Marshanda gila itu karena pernyataan orang tua pameran Lala di Sinetron Bidadari.

"Orangtua lo sendiri yang menyebutkan seperti itu. Bagaimana perasaannya?" tanya Nia.

Halaman Selanjutnya ====>

Ikuti kami di
Editor: Vega Dhini Lestari
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved