Breaking News:

Penanganan Covid

Jemaah Umrah Wajib Patuhi Pedoman Ibadah di Masa Pandemi, Wajib Jalani Pemeriksaan untuk 'Screening'

uru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Prof Wiku Adisasmito meminta jemaah umrah dari tanah suci yang tiba di tanah air harus bersabar

Editor: Listusista Anggeng Rasmi
kolase TribunStyle.com
ilustrasi 

TRIBUNNEWSMAKER.COM - Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Prof Wiku Adisasmito meminta jemaah umrah dari tanah suci yang tiba di tanah air harus bersabar untuk bisa pulang ke rumah. 

Selayaknya warga negara yang bepergian keluar negeri, para jemaah juga harus menjalani testing (pemeriksaan) sebagai langkah  screening Covid-19

Sambil menunggu hasil tes, maka jemaah akan dikarantina di Asrama Haji Pondok Gede di Jakarta Timur. 

Menurut Wiku, hal ini dilakukan untuk memastikan kesehatannya terkait Covid-19

"Apabila tes menunjukkan hasil tes yang positif (Covid-19), maka jemaah akan dirujuk ke rumah sakit untuk memperoleh penanganan lebih lanjut.

Bagi jemaah umrah dengan hasil tesnya yang negatif Covid-19, maka wajib menjalani isolasi di fasilitas kesehatan yang ditentukan pemerintah," kata Wiku dalam paparan perkembangan penanganan Covid-19 secara virtual, Selasa (10/11/2020).

Baca juga: Soal Jemaah Umrah, Satgas Ingatkan untuk Wajib Patuhi Pedoman Ibadah di Masa Pandemi

Baca juga: REZEKI Pemulung Viral Baca Alquran, Diangkat Anak Syekh Ali Jaber, Umrah & Disiapkan Jadi Imam Besar

TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN
Sejumlah calon jamaah umrah menunggu keberangkatan pesawat di Terminal 3 Bandara Soekarno Hatta, Tangerang, Banten, Minggu (1/11/2020). Setelah tujuh bulan menangguhkan umrah, Kerajaan Arab Saudi resmi membuka umrah tahap pertama untuk Indonesia dengan kuota 278 jamaah. TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN
Sejumlah calon jamaah umrah menunggu keberangkatan pesawat di Terminal 3 Bandara Soekarno Hatta, Tangerang, Banten, Minggu (1/11/2020). Setelah tujuh bulan menangguhkan umrah, Kerajaan Arab Saudi resmi membuka umrah tahap pertama untuk Indonesia dengan kuota 278 jamaah. (TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN)

Diberitakan sebelumnya, penyelenggaraan ibadah umrah tahun ini merujuk Keputusan Menteri Agama No. 719 Tahun 2020.

Regulasi ini sebagai pedoman penyelenggaraan ibadah umroh di masa pandemi Covid-19.

Dalam regulasi mengatur penyelenggara perjalan ibadah umrah, harus memperhatikan mekanisme karantina dan calon jemaah, memperhatikan kuota pemberangkatan dan memperhatikan pelaporan keberangkatan, kedatangan dan kepulangan calon jemaah.

Regulasi ini juga disusun untuk memberikan perlindungan kepada jemaah umroh agar tidak terjadi penularan selama jemaah menjalani ibadah umrah. 

Halaman
12
Sumber: Tribunnews.com
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved