Breaking News:

Pilpres Amerika Serikat

Walau Tak Kunjung Akui Kekalahannya, Donald Trump Akan Deklarasi Maju Pilpres Amerika Serikat 2024

Walau tidak kunjung mengakui kekalahannya di tangan Joe Biden, Trump telah memberitahu para penasihatnya mengenai rencana setelah meninggalkan kursi.

Editor: Irsan Yamananda
APTN
Presiden Amerika Serikat, Donald Trump 

Selain itu, walau kalah Trump meraih hasil yang jauh lebih baik dari prediksi lembaga survei di mana dia tidak kalah telak di tangan Biden seperti yang diramalkan.

Total 72,6 juta suara nasional yang sejauh ini telah memilihnya akan menjadi modal politik besar.

Namun dengan Trump yang akan berusia 78 tahun pada pilpres selanjutnya, kondisi kesehatannya akan jadi salah satu faktor yang harus diperhatikan meski sejauh ini masih prima.

Trump sadar kalah pilpres 2020

Salah satu penasihat memberitahu bahwa Trump tahu benar dia telah kalah dan realistis bahwa gugatannya tidak akan mengubah hasil pilpres.

Namun suami Melania Trump itu memilih tetap menggugat hasil pilpres di sejumlah negara bagian, melalui jalur pengadilan serta menghalangi transisi kepresidenan ke Biden.

Biden saat ini dalam posisi untuk memenangkan 306 electoral votes berbanding 232 yang diraih Trump.

Baca juga: BETAPA Joe Biden Lebih Berbahaya Dibanding Donald Trump Dibeberkan Dahlan Iskan, Terutama Soal Papua

Trump menghabiskan hari-hari setelah pilpres dengan berkicau melalui akun Twitternya bahwa dia pemenang sesungguhnya, dan terjadi kecurangan besar untuk mencegahnya kembali terpilih.

Penyelenggara pilpres Amerika telah menegaskan tidak ditemukan kecurangan seperti yang diklaim oleh Trump.

Trump berpotensi kembali berhadapan dengan Biden pada pemilu Amerika 2024 yang akan menjadi rematch pertama pilpres AS sejak pilpres 1956, antara Presiden Republikan Dwight Eisenhower dan Gubernur Illinois dari Partai Demokrat Adlai Stevenson.

Halaman
1234
Sumber: Kompas.com
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved