Breaking News:

Pilpres Amerika Serikat

POPULER: Kalah Pilpres, Donald Trump Akan Turun Tahta, Sejumlah Kasus Menanti, Ada Pelecehan Seksual

Joe Biden dan wakilnya, Kamala Harris akan dilantik pada 20 Januari 2021. Maka, Donald Trump akan segera 'angkat kaki' dari gedung putih.

Kolase TribunNewsmaker - ABC - time.com
Donald Trump 

TRIBUNNEWSMAKER.COM - Seperti yang diketahui, Donald Trump dikalahkan oleh Joe Biden di Pilpres 2020 Amerika Serikat.

Joe Biden mengalahkan Donald Trump dan Mike Pence dari partai Republik dengan 290 suara elektoral. 

Joe Biden dan wakilnya, Kamala Harris akan dilantik pada 20 Januari 2021.

Maka, Donald Trump akan segera 'angkat kaki' dari gedung putih.

Setelah Donald Trump keluar dari gedung putih, dirinya sudah ditunggu oleh sederet kasus yang berkaitan dengannya.

Sebagai Presiden Amerika Serikat, Donald Trump memiliki hak istimewa.

Baca juga: Walau Tak Kunjung Akui Kekalahannya, Donald Trump Akan Deklarasi Maju Pilpres Amerika Serikat 2024

Baca juga: Tolak Hasil Pemilu AS, Donald Trump Salahkan Perusahaan Farmasi: Mereka Umumkan Vaksin Usai Pemilu

Presiden Amerika Serikat, Donald Trump
Presiden Amerika Serikat, Donald Trump (APTN)

Yaitu perlindungan dari gugatan hukum, baik perdata maupun pidana.

Setelah dirinya tak lagi menjabat menjadi Presiden, tentu saja hak istimewa ini akan dicabut.

Donald Trump akan kembali menjadi warga biasa.

Hal ini sudah dinantikan oleh masyarakat Amerika Serikat.

"Begitu ia meninggalkan Gedung Putih, atmosfernya akan langsung berubah," ujar Daniel R Alonso, mantan jaksa federal dan jaksa di negara bagian New York, kepada BBC.

"Tak ada lagi kekuasaan yang bisa membuatnya terlindungi dari investigasi hukum," kata Alonso.

Hal yang paling mengkhawatirkan bagi Trump dan perusahaan real estatnya, Trump Organization, adalah penyelidikan pidana yang dilakukan aparat penegak hukum di New York.

Di luar itu, ada kasus-kasus lain yang menunggu, dan mungkin akan dilanjutkan setelah Trump tak lagi menjabat sebagai presiden, termasuk kasus dugaan penipuan dan pelecehan seksual.

Halaman
1234
Sumber: Kompas.com
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved