Breaking News:

Dianggap Tidak Akurat, Kerajaan Inggris Minta Netflix Cantumkan Label 'Fiksi' di Serial The Crown

Serial The Crown yang kisahkan kerajaan Inggris tengah populer, pihak kerajaan Inggris minta diberi label 'fiksi' agar tak dikira kejadian sebenarnya

Instagram The Crown
Serial Netflix The Crown 

Kerajaan Inggris mendesak layanan streaming Netflix untuk melabeli serial The Crown sebagai cerita fiksi. 

"Ini adalah karya fiksi yang diproduksi dengan sangat indah, sama halnya seperti serial TV lainnya. Netflix seharusnya lebih jelas sejak awal," kata Menteri Kebudayaan Inggris Oliver Dowden berbicara kepada Dailymail, seperti dilansir Kompas.com dari The Guardian, Senin (30/11/2020).

Oliver Dowden menambahkan, ada kekhawatiran para penonton akan menganggap cerita yang diangkat dalam The Crown sebagai fakta, bukan fiksi.

"Tanpa ini (label cerita fiksi), saya takut generasi penonton yang tidak melewati peristiwanya menganggap cerita fiksi ini sebagai fakta," ujarnya lagi. 

Sejauh ini Netflix hanya memberikan peringatan bahwa The Crown memuat adegan telanjang, seks, kekerasan, dan bunuh diri.

Dengan muatan adegan seperti di atas, The Crown hanya bisa ditonton oleh pelanggan berusia 15 tahun ke atas.

Oliver Dowden rencananya akan mengirim peringatan tertulis resmi kepada Netflix untuk menambahkan keterangan cerita fiksi sebelum serial itu tayang.

The Crown menjadi perbincangan hangat lantaran episode terbarunya mengangkat cerita kehancuran pernikahan Pangeran Charles dan Putri Diana.

Cerita yang ditulis oleh Peter Morgan ini dianggap menghancurkan citra Kerajaan Inggris.

Menurut data yang dirilis Netflix, The Crown sudah memiliki lebih dari 70 juta penonton di seluruh dunia yang menyaksikan perjalanannya hingga musim keempat.

Halaman
1234
Ikuti kami di
Editor: Talitha Desena
Sumber: Kompas.com
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved