Breaking News:

Video Detik-detik Matahari Buatan Korea Selatan Menyala, Durasinya Lebih Lama dari Milik China

Berikut video detik-detik matahari buatan Korea Selatan menyala dan pecahkan rekor dunia.

NATIONAL RESEARCH COUNCIL OF SCIENCE AND TECHNOLOGY/PHYS via Kompas.com
Perangkat fusi superkonduktor atau matahari buatan KSTAR, yang dikembangkan para peneliti Korea Selatan dan Amerika Serikat. Operasi matahari buatan ini pecahkan rekor dunia baru dengan durasi operasi plasma 20 detik dengan suhu lebih dari 100 juta derajat Celcius. 

TRIBUNNEWSMAKER.COM - Pecahkan rekor dunia, berikut detik-detik matahari buatan Korea Selatan menyala, durasinya lebih lama dari milik China.

Matahari buatan Korea Selatan sukses mencetak rekor dunia, usai mempertahankan plasma bersuhu tinggi selama 20 detik.

Suhu ion yang dihasilkan matahari buatan Korsel itu dilaporkan mencapai lebih dari 100 juta derajat Celsius.

Waktu 20 detik ini memecahkan rekor pengoperasian sebelumnya yaitu 8 detik, yang dicatatkan KSTAR tahun lalu.

Baca juga: Positif Covid-19 Indonesia di Posisi 20 China 80, UPDATE Virus Corona Dunia Minggu 27 Desember 2020

Pada 2018 sebenarnya matahari buatan KSTAR bisa mencapai suhu 100 juta derajat Celsius untuk pertama kalinya, tetapi hanya bertahan 1,5 detik.

Dengan durasi terbarunya, matahari buatan Korsel pun menyala lebih lama dari matahari buatan China.

Baca juga: DITUDING Sumber Pertama Covid, Ini Kondisi Terbaru Pasar Wuhan China, Berjubel Tak Semua Bermasker

Untuk membuat matahari buatan ini, Korea Superconducting Tokamak Advanced Research (KSTAR) memanfaatkan energi nuklir untuk menjadi perangkat fusi superkonduktor.

Karya mereka juga merupakan hasil studi bersama Seoul National University (SNU) serta Columbia University Amerika Serikat.

Halaman
1234
Ikuti kami di
Editor: Irsan Yamananda
Sumber: Kompas.com
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved