Breaking News:

Kasus Cabai Rawit Dicat Merah di Banyumas: Ditemukan di 3 Pasar, Warnanya Tak Bisa Larut Dalam Air

Deretan fakta terkait kasus cabai rawit dicat merah di Banyumas, warnanya tak bisa larut dalam air dan alkohol.

KOMPAS.com/FADLAN MUKHTAR ZAIN
Bupati Banyumas Achmad Husein menunjukkan cabai rawit yang diduga dicat merah di kompleks Pendapa Sipanji Purwokerto, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, Rabu (30/12/2020) 

TRIBUNNEWSMAKER.COM - Berikut deretan fakta terkait kasus cabai rawit yang dicat merah di Banyumas, warnanya tak bisa larut dalam air dan alkohol, ditemukan di 3 pasar ini.

Petugas Badan Pengawas Obat dan Makanan (POM) menemukan cabai rawit yang diduga dicat warna merah di sejumlah pasar tradisional di Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah.

Kepala Kantor POM Banyumas Suliyanto mengungkapkan, cabai dengan pewarna itu ditemukan di Pasar Wage Purwokerto, Pasar Cermai Baturraden dan Pasar Kemukusan Sumbang, Selasa (29/12/2020).

"Terjadi penjualan cabai yang diduga bukan pewarna makanan di beberapa pasar," kata Suliyanto saat konferensi pers di Pendapa Sipanji Purwokerto, Kabupaten Banyumas, Rabu (30/12/2020).

 

Baca juga: AWAS! Cabai Rawit Dicat Merah Ditemukan Dijual di Pasar, Bila Termakan Bisa Akibatkan Keracunan

Suliyanto mengatakan, petugas menemukan cabai dengan pewarna itu di lima lapak pedagang yang tersebar di tiga pasar.

"Kalau dilihat fisiknya ini bentuknya seperti cat, karena kalau pakai pewarna makanan akan sangat sulit menempel.

Ini jelas bukan pewarna makanan," jelas Suliyanto.

Dugaan tersebut, kata Suliyanto, juga diperkuat karena pewarna tersebut tidak bisa larut dalam air dan alkohol.

"Sehingga penampakannya seperti cat kayu.

Untuk kandungan kimianya belum dapat kami ketahui, kami akan berkoordinasi dengan kepolisian untuk melakukan uji laboratorium," ujar Suliyanto.

Baca juga: Jadi Andalan Saat Musim Hujan, 5 Makanan dan Minuman Ini Ampuh Cegah Flu, Cabai hingga Teh Herbal

Halaman
1234
Ikuti kami di
Editor: Irsan Yamananda
Sumber: Kompas.com
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved