Breaking News:

Susul Rey Utami, Galih Ginanjar dan Pablo Benua Bebas dari Penjara, Masih Tetap Diawasi & Dibimbing

Mendapat komisi, Galih Ginanjar dan Pablo Benua bebas dari Rutan Cipinang meski terus mendapat bimbingan dan pengawasan

TribunNewsmaker.com Kolase/ Tribunnews/Herudin
Galih Ginanjar menjalani sidang perdana dengan agenda pembacaan dakwaan di Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Selatan, Senin (9/12/2019). Galih Ginanjar bersama Pablo Benua dan Rey Utami didakwa melakukan pencemaran nama baik Fairuz A Rafiq di media sosial dan dijerat dengan Pasal 27 Ayat 1, Ayat 3 Jo Pasal 45 Ayat 1 Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE), serta pasal 310 dan pasal 311 KUHP dengan ancaman hukumannya lebih dari 6 tahun penjara. 

TRIBUNNEWSMAKER.COM  - Menyusul Rey Utami, terdakwa kasus ikan asin Galih Ginanjar dan Pablo Benua akhirnya menghirup udara bebas.

Terpidana kasus pencemaran nama baik, Galih Ginanjar dan Pablo Benua akhirnya bebas dari Rutan Cipinang.

Pablo Benua dan Galih Ginanjar bebas bersyarat setelah mendapatkan asimilasi terkait pencegahan dan penanggulangan Covid-19.

Sebagaimana diatur dalam Permenkumham Nomor 10 Tahun 2020 tentang Syarat Pemberian Asimilasi dan Hak Integrasi Bagi Narapidana dan Anak dalam Rangka Pencegahan dan Penanggulangan Penyebaran Covid-19.

"Galih Ginanjar dan Pablo Benua dikeluarkan dari Rutan Cipinang Jakarta hari Rabu, 30 Desember 2020 dan mulai menjalani asimilasi di rumah," ujar Kabag Humas dan Publikasi Ditjen PAS Rika Aprianti dalam keterangan tertulis yang diterima Kompas.com, Kamis (31/12/2020).

Meski begitu, kata Rika, Galih Ginanjar dan Pablo Benua masih berada dalam pembimbingan dan pengawasan balai pemasyarakatan Jakarta Timur sampai mereka bebas murni.

Baca juga: IKHLAS Dipoligami & Tetap Tak Mau Cerai dari Pablo Benua, Rey Utami Pikirkan Dampak ke Anak-anak

Baca juga: FAKTA Bebasnya Rey Utami yang Terjerat Kasus Ikan Asin, Hukuman hingga Nasib Pablo & Galih Ginanjar

Rey Utami, Pablo Benua, Galih Ginanjar
Rey Utami, Pablo Benua, Galih Ginanjar (TribunNewsmaker.com Kolase/ Tribunnews/Herudin)

Sementara itu, presenter Rey Utami yang juga terlibat dalam kasus pencemaran nama baik terkait video ikan asin telah bebas lebih dulu pada 8 November 2020.

Diketahui, Pablo Benua, Rey Utami, dan Galih Ginanjar sebelumnya diputuskan bersalah terkait kasus pencemaran nama baik.

Majelis hakim Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Selatan menjatuhkan vonis 1 tahun 4 bulan penjara untuk Rey Utami.

Sementara Pablo Benua dijatuh vonis 1 tahun 8 bulan penjara. Sedangkan terhadap Galih Ginanjar dihukum 2 tahun 4 bulan kurungan penjara.

Halaman
123
Ikuti kami di
Editor: Talitha Desena
Sumber: Kompas.com
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved