Breaking News:

BERITA SEDIH Kenaikan Gaji PNS Minimal Rp 9 Juta Tahun Baru 2021 Batal, Menteri Tjahjo: Mohon Maaf

Gaji PNS tidak jadi naik hingga Rp 9 juta di tahun 2021, berikut penjelasan pemerintah via Menpan RB.

Editor: Irsan Yamananda
Kolase TribunNewsmaker - TRIBUN JABAR/GANI KURNIAWAN dan CHRISTOFORUS RISTIANTO/KOMPAS.com
PNS dan Tjahjo Kumolo, Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi. 

TRIBUNNEWSMAKER.COM -  Pegawai Negeri Sipil (PNS) batal mendapatkan kenaikan gaji di tahun 2021.

Mereka tak jadi mendapat penghasilan minimal Rp 9 sampai 10 juta.

Berikut alasan dan penjelasan lengkap Menteri PANRB, Tjahjo Kumolo.

Rencana gaji Pegawai Negeri Sipil (PNS) naik pada 2021 batal.

Mengenai pembatalan rencana gaji PNS naik, sudah dibahas bersama dengan instansi terkait, yakni Kementerian Keuangan, Kementerian Dalam Negeri, Bappenas, dan Badan Kepegawaian Negara (BKN).

Hal ini disampaikan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi, Tjahjo Kumolo, lewat video virtual, Kamis (31/12/2020).

Dikutip Tribunnews dari Kompas.com, Tjahjo memastikan rencana gaji PNS naik di tahun 2021, belum akan terealisasi.

Baca juga: Segera Dibuka, Selain 1 Juta Guru, Ini Formasi CPNS 2021 yang Akan Dibutuhkan

Baca juga: Sertijab ke Budi Gunadi Sadikin, Terawan Bersyukur Dicopot Jadi Menkes Meski Tugasnya Belum Usai

Baca juga: KABAR GEMBIRA ASN Bakal Naik Tunjangan di 2021, Gaji Pangkat Terendah Minimal Rp 9 Juta

Menteri Pemberdayaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan RB) Tjahjo Kumolo
Menteri Pemberdayaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan RB) Tjahjo Kumolo (Humas Kemenpan RB)

Pasalnya, kata Tjahjo, keuangan pemerintah saat ini lebih diprioritaskan untuk subsidi infrastruktur kesehatan dan bantuan sosial di tengah pandemi Covid-19.

Baca juga: Skema Gaji PNS Akan Diubah Gara-gara Kondisi Keuangan Negara, Jadi Seperti Apa? Simak Penjelasan BKN

Baca juga: Sertijab ke Budi Gunadi Sadikin, Terawan Bersyukur Dicopot Jadi Menkes Meski Tugasnya Belum Usai

“Karena adanya pandemi Covid-19, maka prioritas keuangan negara beralih untuk kebutuhan terkait subsidi infrastruktur kesehatan dan bantuan sosial."

"Maka peningkatan bertahap atas kesejahteraan ASN tertunda dan kami mohon maaf apabila ini belum bisa terpenuhi pada tahun anggaran 2020 atau 2021,” beber Tjahjo.

HALAMAN SELANJUTNYA =========>

KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved