Breaking News:

Sarjana MIPA Pilih Jadi Pemulung sampai Bikin Ibu Nangis Kecewa, Kini Pilihannya Berbuah Manis

Namun, berkat kegigihannya, nama Indra malah makin besar berkat pilihan pertamanya sebagai pemulung.

Instagram/@semangatberbagi_official
Ilustrasi pemulung 

TRIBUNNEWSMAKER.COM - Indra Darmawan tak pernah melupakan tangis kekecewaan ibunya tatkala mengetahui putranya yang sarjana malah bekerja sebagai pemulung.

Namun, berkat kegigihannya, nama Indra malah makin besar berkat pilihan pertamanya sebagai pemulung.

Indra Darmawan (48) kembali bersinar setelah meraih penghargaan Kalpataru sebagai penyelamat lingkungan.

Kali ini, yayasan yang didirikan dan dipimpinnya, Bening Saguling Foundation meraih Kalpataru untuk kategori penyelamat lingkungan.

Anugerah itu diberikan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) atas jasa Bening Saguling Foundation menyelamatkan lingkungan Citarum, sungai yang disebut World Bank sebagai yang terkotor di dunia pada 2018.

“Ini Kalpataru pertama untuk Kabupaten Bandung Barat,” ujar Indra kepada Kompas.com di kediamannya, Kampung Babakan Cianjur, Cihampelas, pada awal Januari 2021.

Indra mengatakan, ada 170 peserta se-Indonesia yang diusulkan ke KLHK.

Baca juga: Cerita Inspiratif Pengusaha Furniture Banting Setir Jadi Penjual Ketan Bakar karena Pandemi Covid-19

Baca juga: Korban Pandemi hingga Dirumahkan, Pasangan Suami Istri Malah Untung Belasan Juta dari Usaha Barunya

Dari jumlah itu, tersaring 20 peserta untuk diwawancara dan dicek ke lapangan.

Kemudian, diambil 10 peserta hingga akhirnya diumumkan siapa penerima Kalpataru.

Pria kelahiran Bandung 7 Maret 1972 ini tidak mengetahui pasti indikator penilaian KLHK.

HALAMAN 2 >>>>>

Ikuti kami di
Editor: Salma Fenty Irlanda
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved