Breaking News:

Kecelakaan Sriwijaya Air

3 Kemungkinan Penyebab Jatuhnya Sriwijaya Air, Singgung Training Terakhir, Usia Pesawat 26 Tahun

Terdapat tiga kemungkinan penyebab pesawat Sriwijaya SJ-182 rute Jakarta-Pontianak jatuh di perairan Kepulauan Seribu, Sabtu (9/1/2021).

TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN
Petugas KNKT memeriksa benda yang diduga serpihan dari pesawat Sriwijaya Air SJ 182 rute Jakarta - Pontianak yang hilang kontak di perairan Pulau Seribu, di Dermaga JICT, Jakarta, Minggu (10/1/2021). Pesawat Sriwijaya Air SJ 182 yang hilang kontak pada Sabtu (9/1) sekitar pukul 14.40 WIB di ketinggian 10 ribu kaki tersebut membawa enam awak dan 56 penumpang. 

TRIBUNNEWSMAKER.COM - Terdapat tiga kemungkinan penyebab pesawat Sriwijaya SJ-182 rute Jakarta-Pontianak jatuh di perairan Kepulauan Seribu, Sabtu (9/1/2021).

Pesawat berpenumpang 50 orang dan 12 orang kru pesawat serta awak kabin itu hilang kontak pada pukul 14:40 WIB atau empat menit setelah lepas landas dari Bandara Internasional Soekarno-Hatta.

Belum diketahui penyebab jatuhnya pesawat Sriwijaya Air SJ-182 tersebut karena black box pesawat belum diangkat.

Black box pesawat sendiri sudah diketahui lokasinya.

Untuk memeriksa data penerbangan dan mengengetahui penyebab kecelakaan juga butuh waktu berbulan-bulan.

Black box tersebut akan dianalisa lebih dahulu sebelum diketahui penyebab pasti pesawat hilang kendali.

Baca juga: Sinyal Black Box sebagai Kunci Penyebab Terdeteksi, Turbin Pesawat Sriwijaya Air Juga Ditemukan

Baca juga: Sudah Kantongi 4 Tiket, Osneti Kesal Ditolak Naik Sriwijaya Air, Lututnya Lemas Dengar Pesawat Jatuh

Titik jatuhnya pesawat Sriwijaya Air, Sabtu (9/1/2021). Pesawat dengan registrasi PK-CLC tersebut melayani rute Jakarta-Pontianak. Pesawat yang lepas landas pukul 14.36 WIB itu seharusnya tiba pada pukul 15.15 di Bandara Soepadio, Pontianak.
Titik jatuhnya pesawat Sriwijaya Air, Sabtu (9/1/2021). Pesawat dengan registrasi PK-CLC tersebut melayani rute Jakarta-Pontianak. Pesawat yang lepas landas pukul 14.36 WIB itu seharusnya tiba pada pukul 15.15 di Bandara Soepadio, Pontianak. (googlemaps)

Pengamat penerbangan Budhi Muliawan Suyitno mengungkap sejumlah kemungkinan penyebab jatuhnya pesawat Sriwijaya Air SJ 182 di perairan Kepulauan Seribu, empat menit setelah lepas landas dari Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Sabtu (9/1/2021) siang.

Budhi Muliawan Suyitno yang mantan Direktur Jenderal Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan menjelaskan penyebabnya bisa karena murmi kesalahan manusia (human error), teknis atau masalah cuaca.

“Kita harus berpikir sebagai investigator kira-kira dugaan apa yang paling memungkinkan. Bisa saja karena faktor kesalahan manusia (human error)."

"Bisa juga karena teknik yang diawali oleh manusia dan yang lainnya karena cuaca,” ujar mantan Menteri Perhubungan di era Presiden Abdurrahman Wahid (Gus Dur), ketika dihubungi Tribunnews.com, Minggu (10/1/2021).

PT Jasa Raharja akan memberikan santunan kepada keluarga korban penumpang Sriwijaya Air SJ-182 yang hilang kontak pada Sabtu (9/1/2021). 
PT Jasa Raharja akan memberikan santunan kepada keluarga korban penumpang Sriwijaya Air SJ-182 yang hilang kontak pada Sabtu (9/1/2021).  (GRAFIS TRIBUNNEWS)
Halaman
1234
Ikuti kami di
Editor: Listusista Anggeng Rasmi
Sumber: Tribun Jabar
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved