Breaking News:

Viral Bupati Sukoharjo Marahi Pedagang Tak Patuhi Jam Operasional PPKM, Ganjar Berikan Solusi

Viral video Bupati Sukoharjo Wardoyo marahi pedagang karena membuka warung melebihi jam operasional saat PPKM. Ganjar Pranowo memberikan solusi.

Instagram/ganjar_pranowo/infocegatansukoharjo
Foto Ganjar Pranowo dan tangkapan layar video viral Bupati Sukoharjo marahi pedagang tak patuhi jam operasional saat PPKM. 

TRIBUNNEWSMAKER.COM - Viral video Bupati Sukoharjo Wardoyo marahi pedagang karena membuka warung melebihi jam operasional saat PPKM. Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo memberikan solusi.

Video Bupati Sukoharjo Wardoyo memarahi pedagang karena membuka warung melebihi jam operasional di masa pemberlakukan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) di Sukoharjo, viral di media sosial.

Menanggapi hal tersebut, Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo memberikan solusi kepada para pedagang makanan untuk tetap beroperasi asal tidak melebihi pukul 19.00 WIB.

Kemudian, layanan pesan antar atau dibawa pulang dibatasi hingga pukul 21.00 WIB.

"Sekda sudah saya mintakan seperti kemarin dibuatkan aturan begitu. Kalau mau buka masih terima tamu silakan, tapi sampai pukul 19.00 WIB, setelah itu take away. Nah, kalau nanti ini bisa kita sosialisasikan lagi, mudah-mudahan kepala daerah-daerah lain juga ikut belajar tentang ini," jelas Ganjar kepada Kompas.com, Kamis (14/1/2021).

Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo di rumah dinasnya, Kamis (14/1/2021).
Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo di rumah dinasnya, Kamis (14/1/2021). (KOMPAS.com/RISKA FARASONALIA)

Menurut dia, sebenarnya ada dua pendekatan yang bisa dilakukan untuk mengantisipasi kejadian serupa tidak terulang kembali di Jateng.

"Yang pertama memang mereka harus dikasih tahu, dikomunikasikan jam berapa tutupnya. Kalau ada kesulitan-kesulitan misalkan 'saya kalau enggak jualan seperti ini ya engga bisa makan' kalau memang betul-betul enggak bisa makan ya harus diintervensi dikasih makan maka ada bantuan sosial tinggal didata," ujarnya.

Ganjar berharap usai peristiwa yang terjadi di Sukoharjo tersebut, dapat terjalin kesepakatan antara kedua belah pihak.

"Saya sih menghormati pedagang yang butuh solusi, tapi saya juga menghormati bupati yang sudah mengambil tindakan tegas. Hanya mungkin kesepakatan itulah yang mesti dipahami kedua belah pihak," ucapnya.

Ia menyadari sejak pandemi Covid-19 mewabah selama kurang lebih 10 bulan ini masih banyak masyarakat yang belum mematuhi peraturan.

Halaman
1234
Ikuti kami di
Editor: Vega Dhini Lestari
Sumber: Kompas.com
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved