Breaking News:

Kecelakaan Sriwijaya Air

PROSESI Tabur Bunga di Lokasi Jatuhnya Sriwijaya Air SJ-182, Diikuti 195 Orang, Penuh Isak Tangis

Beginilah suasana prosesi tabur bunga di lokasi jatuhnya pesawat Sriwijaya Air SJ-182 di perairan Kepulauan Seribu, Jumat (22/1/2021).

(Dok. Basarnas)
Prosesi tabur bunga oleh keluarga korban dan tim SAR dari atas KRI Semarang-594 di perairan Kepulauan Seribu, Jumat (22/1/2021). 

TRIBUNNEWSMAKER.COM - Beginilah suasana prosesi tabur bunga di lokasi jatuhnya pesawat Sriwijaya Air SJ-182 di perairan Kepulauan Seribu, Jumat (22/1/2021).

Prosesi tersebut diikuti keluarga korban Sriwijaya Air SJ-182.

Momen haru dan tangis pun tak terelakkan saat keluarga korban menabur bunga dari atas KRI Semarang-594 ke permukaan air laut.

Prosesi tabur bunga ini diikuti sebanyak 37 keluarga korban.

Mereka didampingi perwakilan dari Sriwijaya Air serta tim SAR gabungan yang antara lain terdiri dari Basarnas dan TNI AL.

Total ada sebanyak 195 orang yang ikut serta dalam prosesi tabur bunga ini.

Baca juga: DAFTAR 15 Penumpang Sriwijaya Air Belum Ditemukan, Captain Afwan hingga Balita Berjaket Minnie Mouse

Baca juga: Pengantin Baru Korban Sriwijaya Air Sedang Hamil Muda, Kini Nenek Kakek Pupus Harapan Gendong Cucu

Keluarga korban jatuhnya pesawat Sriwijaya Air SJ 182 menangis saat mendengarkan perkembangan terkini dari pihak Basarnas Pontianak, di Crisis Center SJ 182, Gedung Serba Guna Chandra Dista Wiradi, Bandara Internasional Supadio Pontianak, Kubu Raya, Kalimantan Barat, Minggu (10/1/2021).
Keluarga korban jatuhnya pesawat Sriwijaya Air SJ 182 menangis saat mendengarkan perkembangan terkini dari pihak Basarnas Pontianak, di Crisis Center SJ 182, Gedung Serba Guna Chandra Dista Wiradi, Bandara Internasional Supadio Pontianak, Kubu Raya, Kalimantan Barat, Minggu (10/1/2021). (Tribun Pontianak/Destriadi Yunas Jumasani)

Dalam prosesi tabur bunga seperti yang didokumentasikan Basarnas, terlihat momen haru meliputi prosesi tabur bunga ini.

Bersama para pendamping, keluarga korban diarahkan menuju ke tepi geladak KRI Semarang.

Mereka kemudian menyempatkan diri untuk memandang perairan Kepulauan Seribu sejenak sebelum memulai prosesi tabur bunga.

Para keluarga korban tampak melemparkan kelopak bunga ke perairan Kepulauan Seribu sambil merenung dan sesekali menangis.

Halaman
1234
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved