Breaking News:

Anggota DPR Komentari Soal Siswi Non-Muslim yang Dipaksa Pakai Jilbab, Minta Aturan Dicabut

Kasus siswi SMK N 2 Padang yang diminta pakai jilbab dikomentari anggota DPR RI

Shutterstock
Ilustrasi jilbab 

TRIBUNNEWSMAKER.COM - Publik dihebohkan dengan kabar seorang siswi non-Muslim yang diminta memakai jilbab.

Aturan yang mewajibkan seluruh siswi di SMKN 2 Padang untuk memakai jilbab menjadi sorotan publik.

Menyikapi polemik tersebut, anggota DPR RI Komisi VIII Bidang Sosial dan Agama, Lisda Hendrajoni turut angkat bicara.

Menurutnya, aturan tersebut harus segera dicabut.

Pasalnya, bertentangan dengan semangat menjaga persatuan dalam keberagaman di Indonesia.

"Kita minta aturan itu dicabut. Ini tidak sesuai dengan semangat Bhineka Tunggal Ika. Kita harus toleransi," kata Lisda yang dihubungi Kompas.com, Sabtu (23/1/2021).

Dikatakan, sekolah negeri harusnya dapat dimasuki siapapun dan dari golongan apapun yang diakui di Indonesia.

Oleh karena itu, aturan sekolah di Kota Padang yang mewajibkan siswinya harus berjilbab termasuk kepada non-muslim tersebut tidak bisa dibenarkan dengan alasan apapun.

Baca juga: SANKSI Dijatuhkan Kemendikbud pada SMK N 2 Padang setelah Wajibkan Siswi Non-Muslim Berjilbab

Baca juga: BUNTUT Polemik Siswi Non-Muslim SMKN 2 Padang Wajib Jilbab, Kepsek Minta Maaf, Ortu Lapor Mendikbud

Ilustrasi jilbab
Ilustrasi jilbab (Shutterstock)

Karena hal itu dapat menjadi pemicu konflik suku, ras, dan agama (SARA) di tengah keberagaman yang ada di Indonesia.

"Ini akan sangat berbeda kalau sekolah itu dari yayasan atau pondok pesantren. Tentu merujuk ke aturan masing-masing. Itu silakan saja, tapi tidak boleh untuk negeri," kata anggota DPR asal Sumbar dari Fraksi Nasdem itu.

Halaman
1234
Ikuti kami di
Editor: Talitha Desena
Sumber: Kompas.com
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved