Breaking News:

Penanganan Covid

Jadi Ancaman Baru, Apa Itu Virus Nipah? Belum Ditemukan Obatnya, Ini Penjelasan Ilmuwan

Di saat konsentrasi masyarakat dunia sedang fokus atasi pandemi Covid melalui program vaksinasi, kini muncul ancaman baru yang datang dari virus Nipah

Kompas.com
Ilustrasi - Kelelawar buah. 

TRIBUNNEWSMAKER.COM - Di saat konsentrasi masyarakat dunia sedang fokus mengatasi pandemi Covid-19 melalui program vaksinasi, kini muncul ancaman baru yang datang dari virus Nipah.

Para ilmuwan sekarang terus melakukan penelitian terhadap virus yang belum ditemukan vaksinnya tersebut. Penelitian dilakukan demi mencegah munculnya pandemi lagi di seluruh dunia.

Salah seorang ilmuwan yang ditugaskan meneliti virus Nipah adalah Supaporn Wacharapluesadee.

Supaporn adalah warga negara Thailand yang pada awal pandemi Covid-19 terjadi ditugaskan pemerintah negara gajah putih itu untuk melakukan penelitian terhadap para penumpang pesawat terbang yang baru saja tiba dari Wuhan, China.

Ia memimpin Thai Red Cross Emerging Infectious Disease-Health Science Centre, lembaga penelitian yang meneliti penyakit-penyakit infeksi baru (emerging), di Bangkok.

Baca juga: 8 Penjelasan Analis Tentang Vaksin Covid-19, Singgung Kekebalan hingga Efek Jangka Panjang

Baca juga: Tembus 1 Juta Kasus Corona, Indonesia di Posisi 19 Dunia, Ini Update Covid-19 Rabu 27 Januari 2021

Selama 10 tahun terakhir, ia menjadi bagian dari Predict, ikhtiar global untuk mendeteksi dan menghentikan penyakit yang dapat melompat dari hewan ke manusia.

Ketika mendeteksi Covid-19, Supaporn dan timnya mendapati bahwa selain merupakan virus baru yang tidak berasal dari manusia virus tersebut berkerabat dekat dengan jenis virus corona yang telah ditemukan pada kelelawar.

Sepanjang kariernya, Supaporn dan para kolega telah meneliti ribuan sampel kelelawar dan menemukan banyak virus baru.

Sebagian besarnya adalah virus corona, tapi juga ada banyak penyakit mematikan lain yang dapat menular ke manusia.

Termasuk virus Nipah yang diduga dibawa oleh sejenis kelelawar pemakan buah.

Halaman
1234
Ikuti kami di
Editor: Listusista Anggeng Rasmi
Sumber: Tribunnews.com
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved