Breaking News:

Buka Amplop 'Aneh' yang Dikirim untuk Presiden Tunisia, Kepala Staf Dilarikan ke RS, Diduga Beracun

Setelah menerima surat mencurigakan yang ditujukan kepada kepala negara Kais Saied, Kepala staf Presiden Tunisia kini dirawat di rumah sakit.

AFP PHOTO/FETHI BELAID
Presiden Tunisia, Kais Saied 

TRIBUNNEWSMAKER.COM - Setelah menerima surat mencurigakan yang ditujukan kepada kepala negara Kais Saied, Kepala staf Presiden Tunisia kini dirawat di rumah sakit.

Melansir kantor berita AFP, surat itu diduga mengandung racun dan merupakan upaya peracunan kepada presiden Tunisia.

Nadia Akacha membuka amplop surat yang ditujukan kepada

Saied namun ternyata amplop itu kosong. 

Akacha lalu menderita penglihatan kabur sesaat dan sakit kepala.

Dia sempat dirawat di rumah sakit setelah insiden itu menurut pernyataan dari kepresidenan.

Baca juga: Mulut Berbusa Terkapar di Kamar Mandi Pacar, Pria Nekat Tenggak Racun Depresi Ditinggal Nikah

Baca juga: Diduga Diracun Teman, Seorang Pengembang Gim Populer Game of Thrones Meninggal Dunia di Hari Natal


Ilustrasi racun mematikan
Ilustrasi racun mematikan (unsplash @mikael_seegen)

Dia dipulangkan pada Rabu namun masih menderita sakit kepala dan diawasi oleh pihak medis.

Pegawai kepresidenan lain yang berada di ruangan yang sama dengan Akacha ketika membuka amplop memiliki gejala yang serupa namun dengan intensitas yang lebih rendah.

Media Tunisia mengatakan surat itu mungkin mengandung risin, racun yang bisa mematikan dalam dosis tinggi.

Kepresidenan tidak mengatakan kapan insiden itu terjadi, tetapi menekankan bahwa Saied tidak melakukan kontak dengan amplop tersebut.

Halaman
1234
Ikuti kami di
Editor: Listusista Anggeng Rasmi
Sumber: Kompas.com
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved