Breaking News:

Penanganan Covid

Penerapan Karantina Wilayah Terbatas dalam skala kecil RT/RW Membuat Tracking Covid-19 jadi Sulit

Karantina RT/RW membuat pelacakan Covid-19 menjadi terbatas, menggerakkan akar rumput, RT, RW, dan komunitas perlu dukungan biaya.

freepik
Ilustrasi karantina virus corona dan wilayah 

TRIBUNNEWSMAKER.COM - Presiden Joko Widodo (Jokowi) menginstuksikan penerapan karantina wilayah terbatas dalam skala kecil RT/RW.

Menteri Koordinator bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Muhadjir Effendy mengatakan bahwa dengan penerapan kebijakan tersebut nantinya RT/RW akan menjadi informan epidemiolog dalam melakukan karantina atau isolasi di tingkat RT/RW.

Dengan adanya kebijakan tersebut maka pengorbanannya (trade off) menurut Muhadjir strategi membendung penyebaran Covid mulai dari yang paling bawah kurang efektif.

Alasannya pelacakan kasus (tracking) menjadi terbatas.

"Tinggi rendahnya kasus itu antara lain akan ditentukan oleh pola pelacakan kasus.

Kalau pelacakan kasus dilakukan terbatas, angka kasus yang terungkap akan kecil, sungguhpun kasus yang sesungguhnya besar," kata Muhadjir kepada Tribunnews.com, Jumat, (29/1/2021).

Berbeda apabila pelacakan atau tracking dilakukan secara lebih masif dan luas, maka kasus jumlah kasus yang ditemukan menjadi besar.

Baca juga: Tercatat Total Kasus Covid-19 Ada 102 Juta, Simak UPDATE Virus Corona Dunia Hari Ini 29 Januari 2021

Baca juga: Satgas Covid Luruskan Soal Herd Immunity, Sebut Bukan Terbentuk dengan Membiarkan Orang Kena Covid

Virus Corona atau Covid-19.
Virus Corona atau Covid-19. (Kolase TribunNewsmaker - Unsplash dan Grafis Tribunnews.com/Ananda Bayu S)

"Tetapi kalau pelacakan (tracking) dilakukan lebih masif dan luas, maka otomatis kasus yang selama ini laten, bak gunung es, akan terungkap. Dan dengan sendirinya angka kasus yang termanifes juga menjadi besar," katanya.

Meskipun demikian, menurut Muhadjir karantina terbatas di tingkat RT atau RW bagus untuk penanganan pasien Covid-19.

Karena RT/RW membantu melakukan karantina dan isolasi mandiri di wilayahnya.

Halaman
12
Ikuti kami di
Editor: Talitha Desena
Sumber: Tribunnews.com
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved