Breaking News:

Kembalikan Ponsel Temuan, Siti Ngaku Diperas Oknum Polisi Rp 35 Juta: 'Harga HP-nya Aja Gak Segitu'

Nasib sial menimpa Siti Nuraisyah, ia justru ditahan dan diperas oknum polisi karena kembalikan ponsel yang ditemukan.

Editor: Irsan Yamananda
YouTube/ Tribun Timur
Kembalikan ponsel temuan malah dituduh curi ponsel 

TRIBUNNEWSMAKER.COM - Nasib sial menimpa wanita bernama Siti Nuraisyah di Deliserdang, Sumatera Utara.

Niatnya kembalikan ponsel yang ditemukan, Siti justru ditahan dan diperas oknum polisi.

Berikut ulasan lengkap kasusnya.

Niat baik mengembalikan ponsel yang ditemukannya, seorang wanita di Tanjungmorawa, Deliserdang, Sumatera Utara, justru dijadikan tersangka kasus pencurian.

Tak hanya itu, wanita ini pun mengaku diperas oleh oknum anggota polisi setempat.

Dilansir dari Tribun-Medan.com, Korban, Siti Nuraisyah, warga Jalan Rahmadyah, Gg Sekolah, bingung dan kesal lantaran dituduh mencuri telepon genggam milik oknum polisi yang ditemukannya. Padahal dirinya berniat mengembalikan ponsel tersebut.

Baca juga: Tak Terima dengan Renovasi Ruangan, Nurhadi eks-Sekretaris MA Pukul Bibir Petugas KPK, Ini Profilnya

Baca juga: Terbang 2 Meter karena Puting Beliung, Pria di Pamekasan Selamat Berkat Atap Rumah, Begini Kisahnya

"Saya kaget ni, HP yang saya temukan tidak segitu harganya. Niat saya bagus mau mulangkan hp, kok malah seperti ini. Tuduhan mereka HP itu saya matikan, padahal HP tidak ada saya matikan" ujar Nuraisyah, Kamis (28/1/2021) sore.

Ia mengatakan, petugas di Polsek Tanjungmorawa meminta mereka menyiapkan uang Rp 35 juta agar persoalan itu diselesaikan secara kekeluargaan.

Nuraisyah kemudian mengatakan, petugas di sana menawarkan kalau mau damai secara kekeluargaan, dia harus menyediakan Rp 20 juta.

Dia bilang, juru periksa (juper) yang memediasi minta Rp 20 juta dan cabut perkara Rp 15 juta dengan total uang yang harus disiapkan sebanyak Rp 35 juta.

HALAMAN SELANJUTNYA =============>

KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved