Breaking News:

BEDA SIKAP Setelah Kepergok Selingkuh, JAK Mohon-mohon Jabatan Tak Dicopot, Angel Malah Pamer Ini

Imbas viralnya video perselingkuhan, James Arthur Kojongian disidang, jabatan anggota dewan terancam dicopot, Angel malah santai pamer ini.

kolase Facebook James Arthur Kojongian/Youtube
Sosok Angel Sepang disebut-sebut jadi orang ketiga di rumah tangga Michaela Paruntu dan JAK 

TRIBUNNEWSMAKER.COM - Buntut panjang viralnya video perselingkuhan dengan Angel Sepang, kini James Arthur Kojongian harus disidang oleh Badan Kehormatan (BK) DPRD Sulut.

Masyarakat dan anggota DPRD Sulut beramai-ramai mendesak agar James Arthur Kojongian ( JAK) dicopot dari jabatannya sebagai anggota dewan.

Pemeriksaan dan sidang terhadap suami Michaela Paruntu ini berlangsung di Ruang BK Deprov Sulut, Senin (1/2/2021), selama lebih dari satu jam.

Datang tanpa ditemani istrinya, Michaela Paruntu, James Arthur Kojongian tampak terlihat santai menganakan kemeja putih dan masker.

Menurut Ketua BK DPRD Sulut, Sandra Rondonuwu, pihaknya telah meminta klarifikasi JAK.

Hasil klarifikasi akan dilaporkan dalam bentuk berita acara ke Pimpinan DPRD Sulut.

Baca juga: VIRAL Foto Rumah Angel Sepang Selingkuhan JAK, Ada 2 Mobil Mewah, Pemberian Suami Michaela Paruntu?

Baca juga: SOSOK Angel Dikaitkan dengan Wakil Ketua DPRD, Disorot Imbas Viral Video Istri Hadang Mobil Suami

James Arthur Kojongian (JAK) memberikan keterangan usai memberi klarifikasi ke Badan Kehormatan DPRD Sulut, Senin (01/02/2021)
James Arthur Kojongian (JAK) memberikan keterangan usai memberi klarifikasi ke Badan Kehormatan DPRD Sulut, Senin (01/02/2021) (Kolase / Tribun manado / Istimewa / Fernando Lumowa)

"Sesuai Tatib DPRD Sulut nomor 2 tahun 2019 pasal 64, BK mengadakan penyelidikan, verifikasi dan klarifikasi," ujar ujar Saron, sapaan politisi PDIP dilansir TribunnewsBogor.com dari TribunManado.

Terkait aduan dan desakan masyarakat agar JAK dipecat dari jabatan sebagai Wakil Ketua DPRD Sulut, Saron menyatakan BK bukan lembaga Peradilan.

"Sekali lagi, BK bukan lembaga hukum atau lembaga peradilan. Setiap laporan kami selidiki, verifikasi dan klarifikasi," katanya.

Meski demikian, Saron bilang, ancaman sanksi menanti James Arthur Kojongian, bisa berupa teguran lisan, teguran tertulis hingga pemberhentian.

Halaman selanjutnya===========>

Ikuti kami di
Editor: Apriantiara Rahmawati Susma
Sumber: Tribun Bogor
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved