Breaking News:

BERAWAL Curhatan Kader-kader SBY Soal Polemik Demokrat, Moeldoko Merasa Dituding AHY Kudeta: Silakan

Berawal didatangi rombongan kader-kader SBY yang curhat problem internal Partai Demokrat, Moeldoko merasa itu sebab dituding AHY lakukan kudeta.

Kolase TribunKaltara.com / kompas.com
Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) vs Moeldoko 

TRIBUNNEWSMAKER.COM - Berawal didatangi rombongan kader-kader SBY yang curhat problem internal Partai Demokrat, Moeldoko merasa itu sebab dituding AHY lakukan kudeta. "Konteksnya apa, menuding saya seperti itu?" kata Moeldoko.

Kepala Staf Presiden, Moeldoko, menjawab tudingan dirinya disebut terlibat rencana kudeta Partai Demokrat.

Ia menduga tudingan itu berawal dari banyaknya kader Demokrat yang mendatangi kediamannya untuk curhat permasalahan partai.

Moeldoko mengaku memang ada banyak tamu yang datang ke rumahnya.

Sebagai mantan Panglima TNI, ia mengatakan tak memberi batasan pada siapapun yang berkunjung ke rumahnya.

"Beberapa kali banyak tamu yang berdatangan ya dan saya orang yang terbuka."

"Saya mantan Panglima TNI, tapi saya tidak memberi batas dengan siapapun, apalagi di rumah ini mau datang terbuka 24 jam, siapapun," terang Moeldoko, Senin (1/2/2021), dalam konferensi pers virtual, dilansir Tribunnews.

Baca juga: TEKA-TEKI Pria di Foto Profil Instagram Syekh Ali Jaber Terkuak, Disegani Jokowi & SBY, Ini Sosoknya

Baca juga: Ternyata SBY Sempat Beri Hadiah Istimewa ke Syekh Ali Jaber, Sang Ulama Besar Langsung Kaget

Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko saat memimpin rapat koordinasi dengan delapan Panglima Komando Daerah Militer (Kodam) tentang pelaksanaan program vaksinasi Covid-19 di Gedung Bina Graha , Jakarta, Selasa (19/1/2021).
Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko saat memimpin rapat koordinasi dengan delapan Panglima Komando Daerah Militer (Kodam) tentang pelaksanaan program vaksinasi Covid-19 di Gedung Bina Graha , Jakarta, Selasa (19/1/2021). (Istimewa)

Ia mengaku menerima dengan tangan terbuka orang-orang yang datang.

"Secara bergelombang mereka datang, berbondong-bondong, ya kita terima, konteksnya apa?"

"Ya saya tidak mengerti dari ngobrol-ngobrol itu biasanya diawali dari pertanian karena saya memang suka pertanian, berikutnya pada curhat tentang situasi yang dihadapi, ya gue dengerin aja gitu," tambah dia.

Halaman
1234
Ikuti kami di
Editor: Agung Budi Santoso
Sumber: Tribunnews.com
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved