Breaking News:

Fakta Pejabat RS UIT Palsukan Surat Rapid Test, Terkuak Setelah 18 Calon Penumpang Ketahuan, Kabur

Fakta pejabat RS UIT palsukan surat rapid test, terkuak dari 18 calon penumpang yang ketahuan.

Kompas.com/ Kristianto Purnomo
Petugas medis Dinas Kesehatan Kota Bogor melakukan uji cepat (rapid test) massal Covid-19 dengan skema drive thru di GOR Pajajaran, Bogor, Sabtu (4/4/2020). Sebanyak 128 orang dalam pemantauan (ODP) mengikuti rapid test ini dari target 284 orang.(KOMPAS.COM/KRISTIANTO PURNOMO) 

TRIBUNNEWSMAKER.COM - Berawal dari 18 calon penumpang ketahuan membawa surat rapid test palsu, pejabat RS UIT kini diperiksa kepolisian.

Seorang pejabat rumah sakit Universitas Indonesia Timur (UIT) berinisial AH (39) ditangkap oleh polisi.

AH diduga terlibat dalam kasus pemalsuan surat keterangan rapid test antigen di Makassar.

Kasus ini terkuak bermula saat petugas bandara menemukan 18 orang penumpang pesawat membawa surat rapid test yang ternyata palsu pada Kamis (28/1/2021).

Lantas siapakah sosok AH?

1. Sekretaris di RS UIT Makassar

Ilustrasi medical form
Ilustrasi medical form (Shutterstock)

Kepala Polsek Bandara Iptu Asep Widianto menuturkan, AH berusia 39 tahun dan merupakan warga Kabupaten Gowa.

Di rumah sakit Universitas Indonesia Timur (UIT), AH menjabat sebagai sekretaris rumah sakit.

Baca juga: Fakta Kasus Pemalsuan Surat Rapid Test di Surabaya: Bisa Dapat Hasil Non Reaktif Hingga Tarifnya

Baca juga: Diduga Terlibat Jual Surat Swab Test Palsu, Selebgram R Ditangkap di Bali, Ini Ancaman Hukumannya

Diduga AH menyalahgunakan wewenangnya dengan menerbitkan surat keterangan rapid test palsu.

Namun surat-surat tersebut akhirnya dicurigai oleh petugas.

Halaman
1234
Ikuti kami di
Editor: ninda iswara
Sumber: Kompas.com
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved