Breaking News:

Siswi SMA Bakar Masker & Sebut Covid-19 Hoax, Berawal dari Lihat Unggahan Teman, Orangtua Minta Maaf

Bakar masker dan sebut Covid-19 hoaks, siswi SMA ini diperiksa pihak kepolisian.

Tribun Jakarta/Net
Ilustrasi viral di media sosial 

TRIBUNNEWSMAKER.COM - Bakar masker hingga sebut Covid-19 hoaks, siswi SMA ini diperiksa polisi. Orangtua minta maaf soal video anaknya yang viral.

Seorang siswi salah satu Sekolah Menengah Atas (SMA) Negeri di Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur, berinisial GSDS (19), ditangkap polisi karena diduga menyebarkan ujaran kebencian terkait Covid-19.

GSDS ditangkap di rumahnya, di Kecamatan Maulafa, Kota Kupang, Minggu (31/1/2021) malam.

Kepada polisi, ia mengaku membuat video itu setelah melihat unggahan temannya di WhatsApp, dan sudah membuat enam video.

GSDS membuat video bernada ujaran kebencian di dalam kantor lama Panti Asuhan Hitbia, Kota Kupang, pada Minggu (31/1/2021) sekitar pukul 06.00 Wita dengan menggunakan ponsel miliknya.

Usai kejadian itu, FDS (57), orangtua GSDS meminta maaf kepada semua pihak atas apa yang telah dilakukan anaknya.

Berikut faktanya yang Kompas.com rangkum:

Baca juga: Viral Video Petugas Perbaikan ATM Dikeroyok 3 Pria, Gegara Tak Bayar Uang Parkir, Dishub: Itu Preman

Baca juga: Viral Remaja Ngebut di Genangan Air & Menciprat ke Toko, Polisi Beri Sanksi Ini, Pelaku Minta Maaf

1. Viral di media sosial

GSDS saat membakar masker di Panti Tuna Netra Hitbia, Kelurahan Oepura, Kecamatan Maulafa, Kota Kupang, NTT
GSDS saat membakar masker di Panti Tuna Netra Hitbia, Kelurahan Oepura, Kecamatan Maulafa, Kota Kupang, NTT (ISTIMEWA)

Warganet dihebohkan dengan beredarnya dua video yang memperlihatkan seorang remaja perempuan berkata kasar yang ditujukan kepada tenaga medis dan pemerintah dalam penanganan pandemi Covid-19.

Masing-masing video itu berdurasi 29 detik.

Halaman
1234
Ikuti kami di
Editor: ninda iswara
Sumber: Kompas.com
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved