Breaking News:

Kontroversi Penyuntikan Vaksin Covid-19 ke Helena Lim, Status di Apotek, Kemenkes Beri Tanggapan

Kontroversi penyuntikan vaksin Covid-19 ke Helena Lim, Kemenkes beri tanggapan.

YouTube Helena Lim
Helena Lim. 

TRIBUNNEWSMAKER.COM - Kementerian Kesehatan tanggapi soal Helena Lim yang disuntik vaksin Covid-19, terungkap statusnya di apotek hingga tak masuk prioritas.

Baru-baru ini selebgram Helena Lim menjadi perbincangan di media sosial.

Penyebabnya, Helena mengunggah video dalam akun Instagram @helenalim899. Video itu menunjukkan bagaimana ia mendapatkan vaksin Covid-19 pada pada Senin (8/2/2021).

Helena memperlihatkan bahwa ia menerima vaksin di Puskesmas Kebon Jeruk, Jakarta Barat.

Video tersebut kemudian viral dan diperbincangkan warganet karena yang bersangkutan dianggap tidak masuk kriteria kelompok prioritas penerima vaksin Covid-19.

 

Meski Helena disebut bekerja di apotek, tetapi status posisi pekerjaannya belum dipastikan secara jelas.

Sekretaris Direktorat Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Kementerian Kesehatan (Kemenkes) Muhammad Budi Hidayat memberikan tanggapan atas hal tersebut.

Baca juga: Siapa Helena Lim Crazy Rich PIK? Videonya Divaksin Covid-19 Viral, Rumah Megah Pernah Jadi Sorotan

Baca juga: Heboh Vaksinasi Selebgram Helena Lim, Wagub DKI hingga Sudin Kesehatan Jakbar Angkat Bicara

Tangkapan layar akun instagram @helenalim899 bahwa ia menerima vaksin Covid-19, Senin (8/2/2021).
Tangkapan layar akun instagram @helenalim899 bahwa ia menerima vaksin Covid-19, Senin (8/2/2021). (Instagram.com/@helenalim899)

Menurut Budi, apabila Helena berprofesi sebagai apoteker, maka dia memang berhak mendapatkan vaksin Covid-19.

"Kalau profesinya sebagai apoteker, kalau dia melayani masyarakat maka masuk (golongan yang mendapat vaksin Covid-19 pertama)," ujar Budi ketika dikonfirmasi Kompas.com, Selasa (9/2/2021).

"Tetapi, kalau dia pemilik apotek, maka tidak masuk kriteria penerima vaksin pertama. Artinya dia masuk golongan masyarakat umum," lanjutnya.

Halaman
1234
Ikuti kami di
Editor: ninda iswara
Sumber: Kompas.com
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved